Survei LSI: Debat Perdana Capres Enggak Ngasih Efek Elektoral Signifikan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Debat perdana Pilpres 2019 dianggap tidak memberikan dampak elektoral signifikan kepada pasangan Capres-Cawapres. Hal itu searah dengan temuan terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Peneliti senior LSI Adjie Alfaraby mengatakan, sebanyak 82,1 persen dari responden yang menonton debat capres perdana, 82,1 persen menyatakan tidak akan mengubah pilihannya. Hanya 5,8 persen yang akan mengubah pilihannya. Sedangkan 12,1 persen tidak menjawab.

“Dari 50,6 persen penonton debat, hanya 5,8 persen yang akan mengubah pilihan atau hanya 2,9 persen secara populasi (responden, Red),” ujar Adjie di kantor LSI Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (30/1).

Sebanyak 50,6 persen responden mengaku menonton debat perdana Pilpres 2019. 46,7 persen tidak menonton dan sisanya 2,7 persen tidak menjawab.

Dari data tersebut, Adjie menyebut kedua pasangan calon tidak diuntungkan dengan debat perdana. Karena tidak ada sumbangan elektoral berarti.

“Debat Capres-Cawapres tidak memberikan efek elektoral signifikan, hanya 2,9 persen yang akan mengubah pilihan,” tegasnya.

Hal itu pun terbukti dari hasil elektabilitas kedua pasangan calon yang hanya mengalami kenaikan kurang dari 1 persen setelah debat berlangsung. Jokowi-Ma’ruf dari 54,2 persen menjadi 54,8 persen dan Prabowo-Sandi dari 30,6 persen menjadi 31,0 persen.

Sebagai informasi, survei dilaksanakan pada rentang waktu 18-25 Januari menggunakan metode multistage random sampling, dengan format tatap muka. Responden yang terlibat 1.200 orang pada margin of error 2,8 persen.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...