Top Generation Challenge 2.0 Dorong Kreativitas Anak Muda

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Di era modern saat ini, Indonesia melahirkan banyak generasi muda yang penuh dengan ide-ide kreatif. Besarnya potensi kreatifitas generasi muda Indonesia ditandai dengan meningkatnya industri kreatif di Tanah Air. Melihat hal ini, Top Coffee salah satu produk Wings Food mengadakan kegiatan positif bernama Top Generation Challenge 2.0. Kegiatan yang bertajuk "Muda Kaya Karya" ini berupaya mendukung semakin banyak tercipta generasi muda Indonesia yang berani berkarya dan konsisten menjadikan kreativitas sebagai kekuatan untuk bertumbuh. "Top Generation Challenge 2.0 yang diharapkan dapat menjadi wadah eksistensi yang menghubungkan gelombang kreatifitas dan semangat para anak-anak muda untuk berani mengeksplorasi diri demi menghasilkan karya terbaik," ujar Edward Christian Djaja, Product Manager Top Coffee di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (30/1). Lebih lanjut Edward menerangkan, Top Generation Challenge 2.0 bertujuan mendorong semangat kreativitas kaum muda di Indonesia dan mempresentasikan diversitas karya anak muda Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar para anak muda tidak lagi takut dan ragu untuk menghasilkan suatu karya yang positif. "Ajang ini menjadi wadah anak-anak muda kreatif untuk bisa berkumpul bersama demi menciptakan karya seni yang menginspirasi dan memiliki rasa serta mengintegrasi pengalaman seni menjadi sebuah karya untuk Indonesia," lanjut Edward. Ajang ini mendapatkan apresiasi dari generasi muda kreatif yang menyambut kegiatan ini karena dapat menjadi wadah mereka untuk menyalurkan bakat seni yang mereka miliki. "Ini kegiatan positif yang perlu diikuti oleh mereka yang memiliki semangat untuk menampilkan kreativitasnya, ini bisa menjadi wadah anak-anak muda kreatif untuk menciptakan karya seni yang dapat menginspirasi, tidak memiliki muatan sara serta sesuai norma sosial Indonesia," kata Yustiansyah Lesmana selaku kurator didampingi juri, Andi Bachtiar Yusuf dan Muklay sebagai role model seniman anak muda. Pendaftaran Top Generation Challenge 2.0 dapat diakses melalui website topgeneration.id dengan target peserta para anak muda yang aktif, kreatif, inspiring, berjiwa bebas, unik, dan trendsetter berusia 17 - 35 tahun. Tersedia dua kategori bagi para calon peserta untuk menentukan pilihan berkarya, yakni kategori Art Maker yang terdiri dari kriya, fotografi, arsitektur, desain komunikasi visual, desain produk, dan seni rupa, serta kategori Content Creator yang terdiri dari aplikasi & pengembangan permainan, film animasi & video, musik, pertunjukan, YouTuber, dan vlogger. Ajang kreativitas ini akan roadshow di enam kota yakni Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Malang, Surabaya, Denpasar dan bekerja sama dengan komunitas-komunitas kreatif yang ada di kota-kota tersebut. Beberapa komunitas tersebut antara lain Ruang Rupa (Jakarta), Street Stage, Cushcush Gallery dan Serbuk kayu (Surabaya), Ruang MES 56 (Yogyakarta) serta Penahitam (Malang). Para partisipan yang berminat mengikuti ajang ini dapat mendaftar di website topgeneration.id, sign-up dan mengisi data lalu memasukan link foto/video beserta keterangan tentang karyanya. "Karya yang disertakan harus mengandung unsur seni, tidak memiliki muatan SARA, sesuai dengan norma sosial di Indonesia," ujar Edward. Seluruh karya yang masuk kedalam Top Generation Challenge 2.0 akan dinilai oleh satu kurator yakni Yustiansyah Lesmana (Direktur Artistik Teater Gantha) serta Andi Yusuf Bachtiar (sutradara) untuk kategori Content Maker dan kategori Art Maker, dan Muchlis Fachri (Muklay) sebagai role model seniman muda. "Di seluruh acara dalam roadshow di setiap kota dipersiapkan khusus agar dapat dinikmati, sekaligus mampu memberikan inspirasi dan insight bagi para anak muda tersebut, terutama dalam berkarya dalam bentuk apapun," tutup Edward.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan