Gubernur BI Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen, Ini Penyebabnya

Jumat, 1 Februari 2019 - 07:22 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2019 akan mengalami peningkatan sebesar 5 sampai 5,4 persen dengan titik tengah 5,2 persen.

Pertumbuhan ekonomi itu meningkat, kata Perry, didukung oleh pertumbuhan ekonomi domestik yang cukup kuat, konsumsi maupun investasi.

“Inflasi insya Allah akhir tahun ini diperkirakan akan ada dibawa 3,5 persen. Nilai tukar juga sampai saat ini dibawah 14 ribu rupiah,”ujarnya usai acara Dinner Talk di Hotel Rinra Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar, Kamis (30/1/19).

Khusus untuk nilai tukar rupiah, kata Perry, diperkirakan akan stabil dan cenderung menguat. Hal ini disebabkan sejumlah faktor yaitu arus modal asing masuk yang cukup baik.

Arus modal asing dalam bentuk investasi asing tahun lalu, baik berupa saham pemerintah itu berjumlah kurang lebih sekitar 12 miliar US Dollar, naik menjadi 120,7 miliar US Dollar.

“Tahun ini arus modal asing baik SDM maupun saham cukup tinggi sudah melebihi 20 triliun yang masuk ke obligasi saham pemerintah maupun obligasi koorporasi. Jadi dengan arus modal asing masuk maka pasokan devisa itu semakin meningkat,”bebernya.

Kemudian kenaikan suku bunga luar negeri juga akan semakin memperkuat dan menarik aset keuangan bangsa Indonesia.”Ketiga dari sisi fundamental baik inflasi akan lebih baik, yang keempat mekanisme pasar juga akan lebih baik,”tambahnya.

Meski demikian, Perry berharap adanya koordinasi pemerintahan dengan bank Indonesia yang terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga menjaga stabilitas, khususnya mendorong ekspor dan pariwisata.

“Itu yang perlu kita dorong. Kemudian juga berbagi komoditas terus kita dorong, baik itu garmen, elektronik, dan juga komoditas lainnya yang berpotensi meningkatkan ekonomi kita,”jelasnya. (sul/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.