Salurkan Bantuan di Jeneponto, Tim Lazis Smart Dikagetkan Lelaki Berpakaian Wanita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda di Kabuapten Gowa, bantuan demi bantuan mengalir terus. Meskipun kondisi masih belum layak untuk dilewati, jembatan yang putus dan sinyal komunikasi yang buruk, namun tim Lazis Smart menyempatkan untuk berkunjung ke Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya.

Pendiri Sekolah Impian, Febriansa mengatakan bahwa jumlah warga di Desa Bissoloro tidak terlalu banyak, sehingga jumlah rumah yang hancur juga tidak terlalu banyak.

"Dan sepanjang jalan dari lokasi jembatan kembar yang berada di Kabupaten Gowa sudah tampak rumah-rumah rusak, bahkan hancur hingga menuju lokasi penyaluran,"ujar Febriansa, Jumat (1/2/19).

Tak sampai di situ saja, tim Lazis Smart kemudian mengunjungi Kampung Sapanang, Kabuapten Jeneponto untuk penyaluran bantuan season 2.

Kata Febriansa, bantuan untuk ke Kampung Sapanang cukup banyak, sehingga memerlukan mobil untuk mengangkutnya."Barang-barangnya pun berupa sembako, popok, pakaian anak-anak perempuan dan laki-laki serta pakaian orang dewasa perempuan dan laki-laki,"tambahnya.

Namun yang memprihatinkan, meskipun banjir telah berlalu tampak pemukiman warga dalam keadaan hancur, dan beberapa unit mobil yang rusak fisik. Begitu juga akses untuk masuk ke posko kemanusiaan yang dibangun oleh tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang kelihatan jalannya tergenang.

Akan tetapi, satu kisah yang mengharukan saat seorang lelaki dewasa menghampiri tim Lazis Smart. Penampilannya sedikit aneh karena menggunakan daster dan jilbab seperti seorang wanita.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...