Setiap Tahun Jumlah Kasus Korupsi yang Ditangani Polda Sulsel Menurun, ACC: Kurang Transparan

  • Bagikan
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anti Corruption Committe (ACC) mengungkap jumlah kasus korupsi yang ditangani Polda Sulsel pada tahun 2018 lalu berkurang, dibanding jumlah kasus pada tahun 2017 sebelumnya.Dari data yang diterima dari ACC pada tahun 2017 setidaknya ada 40 kasus yang ditangani Polda Sulsel, dimana 18 kasus dalam tahap penyelidikan sementara 22 kasus telah masuk ke tahap penyidikan.Berbanding terbalik pada tahun 2018 lalu, dimana terjadi pengurangan kasus yang ditangani Polda Sulsel, yakni hanya sebanyak 19 kasus. Sedikitnya 7 kasus masih tahap penyelidikan, sementara 12 kasus masuk ke tahap penyidikan.Menurut Direktur Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Abdul Muthalib, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/2/19), penurunan angka penanganan kasus korupsi oleh Polda Sulsel tidak lain, karena tidak adanya informasi yang transparansi.”Dalam konteks penangan kasus korupsi Polda Sulsel masih bersikap tertutup. Hingga dalam kurun waktu 5 tahun ketertutupan Polda dalam hal informasi data kasus menunjukkan rendahnya komitmen pemberantasan korupsi meski pun Presiden RI telah mengamanatkan pentingnya kordinasi sebagaimana diamanatkan dalam Stranas PPK,” ungkapnya.Tidak hanya itu, lanjutnya, berkurangnya kasus yang ditangani Polda Sulsel antara tahun 2017 hingga 2018, bukan karena faktor berkurangnya jumlah korupsi. Tetapi, faktanya kasus yang ditangani pada 2017 sebagian besar masih menjadi kasus yang kembali ditangani pada tahun 2018, yang hingga saat ini belum selesai.

  • Bagikan