Terkenal di Eropa dan Amerika, Benny Tatung Siap Majukan Pariwisata Pagaralam – FAJAR –
Budaya & Pariwisata

Terkenal di Eropa dan Amerika, Benny Tatung Siap Majukan Pariwisata Pagaralam

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Potensi pariwisata kini menjadi primadona bagi wisatawan lokal hingga mancanegara. Potensi parawisata yang kian banyak ini tak disia-siakan oleh Pemerintah Indonesia. Misalnya, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) dikenal memiliki potensi wisata alam, dan sejarah yang cukup populer.

Potensi ini mampu memikat pengunjung lokal maupun mancanegara untuk datang ke kota ini.Secara geografis, Kota Pagaralam terletak antara 4 derajat Lintang Selatan (LS) dan 15 derajat Bujur Timur (BT), suhu udara berkisar antara 20-28 derajat Celcius dan curah hujan antara 1.462 hingga 5.199 mm per tahun.

Daerah ini terletak pada jalur Bukit Barisan dengan luas wilayah 63.336 ha, dan jumlah penduduk mencapai 126.340 jiwa. Kota Pagaralam di sebelah timur, barat, dan utara berbatasan dengan Kabupaten Lahat, sedangkan sebelah selatan dengan Provinsi Bengkulu. Pagaralam memiliki lima kecamatan dan 35 kelurahan yang ditetapkan menjadi kota otonom pada 21 Juni 2001.

Menanggapi hal tersebut, Caleg DPR RI Dapil Sumse II Benny Martha Benyamin Tatung mengatakan, pagaralam merupakan salah satu kota tujuan wisata andalan di Sumatera Selatan (Sumsel) dengan motto bersih, sejuk, aman dan ramah (Besemah). Dirinya juga menambahkan motto itu sesuai dengan kesejukan iklim dan kesuburan alam yang menjadi salah satu modal pengembangan potensi wisata yang luar biasa di Pagaralam.

“Daerah ini memiliki potensi wisata alam yang bernilai jual tinggi meliputi panorama keindahan alam Gunung Dempo, hutan, dan ratusan air terjun yang tersebar pada lebih 30 titik. Selain itu, Pagaralam mempunyai ribuan situs purbakala. Belum lagi kota ini memiliki seni dan budaya Besemah yang juga dapat menarik wisatawan” ungkapnya pada awak media, (3/2/2019).

Dalam hal peninggalan sejarah, Pagaralam sudah cukup terkenal bukan saja di kawasan Eropa, tapi juga di kawasan benua Amerika. Buktinya hampir setiap tahun terdapat wisatawan mancanegara dari negara tersebut yang melakukan penelitian tentang megalit atau situs purbakala, seperti dari Amerika Serikat, Belanda, Kanada, dan Australia.

Caleg dari Partai Golkar yang merupakan tokoh masyarakat Sumsel ini juga menambahkan perlunya pengembangan di sektor pariwisata untuk mendukung potensi tersebut. “Kedepan ini salah satu yang akan saya perjuangkan. Kalau semua keunggulan di sektor pariwisata sudah dikembangkan, tentu dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat, selain bidang pertanian atau agrobisnis. Selain itu juga akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tutupnya. (RGR/Fajar)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!