Dialog Rumah Milenial: 40 Persen Pemilih Milenial di Maluku Ingin Perubahan

  • Bagikan

AMBON, FAJAR.CO.ID- Diskusi terbuka yang digelar Organisasi Rumah Milenial menyorot isu aktual, peran kaum milenial dalam Pemilu 2019.Dialog interaktif tersebut bertema “Peran Pemuda dan Mahasiswa Maluku dalam mewujudkan Pemilu 2019 yang damai, bermartabat, Tanpa Hoax. Pembicara yang hadir adalah perwakilan DPRD Kota Ambon, Asmin Matdoan, Ketua KNPI Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu dan perwakilan KPID Maluku, Rully Asrul Pattimahu.Dalam pemaparannya, Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Subhan Pattimahu menjelaskan, partisipasi kaum milenial di Maluku pada Pemilu 2019 ini akan tinggi. Hal itu terlihat dari berbagai aktifitas media sosial termasuk komunikasi grup yang berkembang saat ini.”Kaum milenial sangat antusias dalam perhelatan Pemilu tahun 2019 ini. 40 persen pemilih di Maluku adalah pemilih milenial dan mereka menginginkan adanya perubahan,” jelasnya dalam dalog yang digelar di Café Pelangi, Senin (4/2).Menurutnya, selain tingginya minat mileniel dalam Pemilu tahun ini, yang juga juga jadi catatan penting adalah aktifitas black campaign yang banyak menyasar kaum milenial. Karena itu, dialog yang diselenggarakan Rumah Milenial adalah bentuk pengawasan dari masyarakat atau civil society dalam merespon permasalahan pemilu maupun hoax-hoax yang meresahkan.“Sesuai tema yang dibangun, pemilih milenial harus berperan mewujudkan Pemilu yang damai, bermartabat dan tanpa hoax,” ajak Pattimahu.Sejalan dengan itu, Asmin Matdoan, anggota DPRD Kota Ambon mengatakan, pemuda menentukan arah dan Bangsa Indonesia. Pemuda itu yang mewarnai sejarah Bangsa Indonesia serta para pemuda yang nanti harus menjaga pemilu agar damai. Karena itu, di berpesan agar pemuda harus benar-benar memperhatikan calon yang akan dia pilih nanti di Pemilu.

  • Bagikan