Pasca Banjir Jeneponto, Kodam XIV Hasanuddin Segera Bangun Jembatan Bailey

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Jeneponto beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan infrastruktur, seperti jembatan penghubung antar kecamatan. Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi didampingi oleh beberapa pejabat terasnya, melakukan kunjungan ke beberapa lokasi banjir yang melanda di wilayah Kabupaten Jeneponto, Minggu (3/02). Sebelum kunjungi lokasi yang terkena dampak banjir, terlebih dahulu Pangdam bersama rombongan menerima paparan dari Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Arh Sugiri, tentang laporan kondisi daerah Jeneponto pasca banjir yang melanda beberapa pekan lalu dan cara mengatasinya. Berdasarkan laporan tersebut, salah satu yang menjadi perhatian khusus dari dampak banjir, yakni adanya 15 jembatan terputus di wilayah Jeneponto. Dimana dari 15 jembatan tersebut, 14 diantaranya dapat diatasi dengan swadaya masyarakat dan dibantu oleh pihak TNI, Polri dan Pemda setempat. Sedangkan, jembatan yang terletak di perbatasan antara Desa Bonto Matenne dengan Desa Mangepong Kecamatan Turatea, tidak dapat diatasi secara swadaya. Hal ini dikkarenakan jembatan tersebut memiliki bentangan sepanjang 60 meter, 30 meter terputus dan hanyut dibawa arus banjir. Namun saat ini atas inisiatif Dandim, disiasati dengan membuat rakit dari bambu dan drum, guna melancarkan aktifitas warga setempat."Jembatan ini, merupakan akses vital yang rusak cukup parah, berdampak pada terganggunya aktifitas dan perekonomian warga,"ucap Pangdam XIV/Hasanuddin saat melihat kondisi jembatan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan