Pasca Banjir Jeneponto, Kodam XIV Hasanuddin Segera Bangun Jembatan Bailey

Senin, 4 Februari 2019 - 16:00 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Jeneponto beberapa waktu lalu mengakibatkan kerusakan infrastruktur, seperti jembatan penghubung antar kecamatan.

Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi didampingi oleh beberapa pejabat terasnya, melakukan kunjungan ke beberapa lokasi banjir yang melanda di wilayah Kabupaten Jeneponto, Minggu (3/02).

Sebelum kunjungi lokasi yang terkena dampak banjir, terlebih dahulu Pangdam bersama rombongan menerima paparan dari Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Arh Sugiri, tentang laporan kondisi daerah Jeneponto pasca banjir yang melanda beberapa pekan lalu dan cara mengatasinya.

Berdasarkan laporan tersebut, salah satu yang menjadi perhatian khusus dari dampak banjir, yakni adanya 15 jembatan terputus di wilayah Jeneponto. Dimana dari 15 jembatan tersebut, 14 diantaranya dapat diatasi dengan swadaya masyarakat dan dibantu oleh pihak TNI, Polri dan Pemda setempat.

Sedangkan, jembatan yang terletak di perbatasan antara Desa Bonto Matenne dengan Desa Mangepong Kecamatan Turatea, tidak dapat diatasi secara swadaya. Hal ini dikkarenakan jembatan tersebut memiliki bentangan sepanjang 60 meter, 30 meter terputus dan hanyut dibawa arus banjir.

Namun saat ini atas inisiatif Dandim, disiasati dengan membuat rakit dari bambu dan drum, guna melancarkan aktifitas warga setempat.”Jembatan ini, merupakan akses vital yang rusak cukup parah, berdampak pada terganggunya aktifitas dan perekonomian warga,”ucap Pangdam XIV/Hasanuddin saat melihat kondisi jembatan.

Atas hal itu, Pangdam memerintahkan Danyonzipur-8/SMG untuk membangun jembatan bailey untuk memulihkan kembali aktifitas sehari-hari masyarakat di desa tersebut.”Diupayakan hari Selasa besok material akan didorong dan mulai dikerjakan, sehingga kegiatan warga dan anak-anak sekolah dapat berjalan seperti biasa,”terangnya.

Pangdam juga menghimbau kepada Pemda dan Polres serta masyarakat setempat untuk sinergis dan bahu- membahu dalam pengerjaan jembatan bailey tersebut agar cepat selesai.”Jembatan permanen membutuhkan waktu yang cukup lama, Insya Allah jembatan bailey ini akan selesai dalam waktu satu minggu,”tambahnya sambil menunjuk Danyon Zipur sebagai Ketua  pelaksananya

Hadir dalam peninjauan tersebut Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno, Asops Kasdam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Josef T. Sidabutar, Aster Kasdam XIV Hasanuddin Kolonel Arm Hary Wibowo, Wakil Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE, Dandim 1425/Jeneponto, Kapolres dan Kajari Jeneponto serta para pejabat Kodim, Polres dan Pemkab Jeneponto.(sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.