Rencana OTT Gubernur Papua, 2 Penyidik KPK Dipukul Babak Belur

Senin, 4 Februari 2019 11:16
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe, gagal.Penyidik KPK dipukul saat melakukan pengintaian terhadap aktivitas Gubernur Papua dan sejumlah pejabat di Hotel Borobudur, Jakarta.Akibat pemukulan itu, dua penyidik KPK babak belur. Wajahnya sobek, hidung patah. Mereka terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.KPK telah melaporkan dugaan penganiayaan terhadap dua petugas KPK yang sedang melaksanakan tugas itu ke polisi.“Dari proses pelaporan tadi, disampaikan bahwa kasus ini aka ditangani Jatantras Krimum Polda Metro Jaya,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat keterangan tertulisanya, Jakarta, Minggu (3/2/2019).Febri menuturkan, kejadian penganiayaan itu dilakukan menjelang tengah malam kemarin, Sabtu, 2 Februari 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta.“Saat itu Pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi,” tuturnya.Dua pegawai KPK yang bertugas tersebut, lebih lanjut Febri mengatakan, mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh. Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK.Untuk memastikan kondisi dan kesehatan pegawai ucap Febri, KPK telah membawa mereka ke Rumat Sakit (RS) untuk dilakukan visum.”Sekarang tim sedang dirawat dan segera akan dilakukan operasi. Karena ada retak pada hidung dan luka sobekan pada wajah,” ujarnya.

Komentar