Soal Bagasi Berbayar, Menpar: Wisatawan Domestik Banyak Protes

Rabu, 6 Februari 2019 - 21:02 WIB

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG – Kebijakan airlines menerapkan bagasi berbayar berdampak buruk bagi wisatawan di Indonesia. Akibatnya, banyak wisatawan domestik yang memprotes kebijakan tersebut.

Hal ini terungkap dalam kunjungan Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya di Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Rabu (6/2).

Arief Yahya mengatakan, kebijakan ini sangat berpengaruh besar terhadap wisatawan di Indonesia. Karena harga tiket pun akan meningkat.

Saat harga dinaikkan tentunya pasar pun akan berkurang. Begitu juga sebaliknya. Jika harga diturunkan maka pasar pun akan naik. “Orang marketing harus tahu dan sadar. Saat mereka menaikkan maka (pasar) akan turun semudah itulah,” katanya.

Menurutnya, boleh saja menaikkan harga. Namun, dirinya menyarankan dilakukan secara bertahap sehingga pertumbuhan ekonomi dan inflasi jangan mengejutkan. Jika mengejutkan maka, akan dikejutkan juga pasar turun mendadak.

Kalau untuk wisatawan mancanegara itu tidak masalah karena tidak ada kenaikan khusus. “Karena itu banyak wisatawan domestik yang protes termasuk di Palembang, Pekanbar, dan Padang karena tingginya harga tiket,” ujarnya.

Namun, beruntung saat ini Menteri Perhubungan (Menhub) telah merevisi sehingga harga pun cenderung turun. Saat ini, ia mengaku airlines yang masih menerapkan bagasi yakni Citilink.
Namun, dirinya tetap mengucapkan terima kasih kepada airlines tersebut. Karena, telah menghadap Menhub langsung.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Menhub karena merevisi ini. Diharapkan wisatawan domestik kembali menggeliat termasuk di Palembang,” tutupnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.