Jalan Jatibaru Steril, Cara Anies Bahagiakan Warganya

Kamis, 7 Februari 2019 - 18:43 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jalan Raya Jatibaru Tanah Abang resmi ditutup untuk pejalan kaki. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge yang telah dibangun oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menjelaskan, bahwa kebijakan ini dibuat agar fasilitas yang disediakan pemerintah dapat digunakan. Khususnya untuk menjamin perlindungan bagi warga yang menggunakan angkutan massal.

“Jadi sebenarnya seberang stasiun masih dipakai trotoar, jadi sisi stasiun saja yang ditutup. Kami bicara intergrasi, ya kalau bicara akses semua bisa diakses, nggak ada akses yang ditutup,” jelasnya ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Menurutnya penutupan ini adalah desain awal sejak pembangunan JPM dimulai. Nantinya lintas ruang yang kosong atau ditutup itu akan diterapkan menjadi ruang terbuka hijau atau taman.

“Ya bukan diarahkan ke JPM, jadi masyarakat sudah seharusnya menggunakan fasilitas JPM sebagai sarana mobilitas mereka,” terangnya.

Walaupun banyak yang mengatakan beberapa pihak tidak setuju atas penutupan, namun dirinya tetap optimis ini dapat memberikan kenyamanan dan keamanan warga. Apabila penerapan jalan steril dapat terlaksana dengan baik.

“Ini bagian dari kami membahagiakan masyarakat khususnya yang menggunakan angkutan umum. Jalan panjang ya menyehatkan warganya juga kan,” ujarnya.

Sebelumnya, pejalan kaki telah diimbau untuk tidak lagi berjalan dan melintasi Jalan Jatibaru Raya, tepatnya di bawah Skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 7 Februari. Tujuannya untuk memaksimalkan adanya skybridge.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi pun menjelaskan bahwa jalur tersebut sudah seharusnya bebas dari pejalan kaki. “Tanggal 7 (Februari), hari Kamis, itu tidak boleh lagi ada orang jalan kaki di sana supaya Transjakarta Jak Lingko-nya jalannya lancar,” ungkap Irwandi.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *