Satu Korban Ledakan Gas di Karang Rejo Meninggal Dunia

Kamis, 7 Februari 2019 - 07:10 WIB

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Salah satu korban ledakan tabung elpiji 3 kilogram (Kg) di Jalan Dr Sutomo Start 3, RT 12, Nomor 35, Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, meninggal dunia. Dia adalah Henny Tanjung Sari, perempuan berusia 31 tahun.

Sulasmi, 55, ibunda Tanjung, mengatakan, anak pertamanya itu menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Rabu (6/2). “Meninggalnya sekitar jam 12 malam lewat,” katanya dikutip dari Prokal.co (Grup Fajar), Kamis (7/2).

Sulasmi pun mengaku terakhir berkomunikasi dengan Tanjung pada Selasa (5/2) siang. Saat itu, kepada ibunya, Tanjung mengeluh kesakitan yang luar biasa.

“Waktu saya temui, dia (Tanjung) bilang, Mah, sakit Mah, sakit. Aku sudah enggak kuat,” kenang Sulasmi berlinang air mata.

Luka yang diderita anaknya itu, lanjut Sulasmi, yakni, hampir separuh tubuhnya menderita luka bakar. “Bilangnya dokter luka bakarnya sekitar 25 persen,” ungkapnya.

Hari ini, kata dia, seharusnya Tanjung menjalani operasi lanjutan atas luka yang dideritanya. Namun rupanya Tuhan lebih sayang kepada ibu dua anak itu. “Dikubur tadi pagi, sekitar jam 10 di TPU Kilometer 1 (Balikpapan Utara),” bebernya.

Dalam insiden ledakan mematikan ini, Sulasmi turut menjadi korban. Ia menderita luka patah tangan kiri. Selain Sulasmi dan Tanjung, ada juga seorang bocah berusia 5 tahun, yang tak lain adalah anak Tanjung.

Sulasmi membeberkan, cucunya yang menjadi korban itu, menderita luka bocor di kepala bagian belakang. “Alhamdulillah, kondisi cucu saya sudah mulai membaik. Sedangkan saya belum, masih sering terasa sakit-sakitan,” tuturnya.

Sulasmi kemudian menceritakan kembali detik-detik peristiwa mengerikan yang telah merenggut nyawa anaknya. Saat itu, ia sedang duduk di lantai dua rumahnya.

Sedangkan Tanjung dan anaknya yang menjadi korban berada di dapur rumahnya, yang terletak di lantai dasar. “Saat itu Tanjung mau bikinkan sarapan buat anaknya sekolah. Kemudian saat menyalakan kompor, tiba-tiba aja sudah meledak, suaranya nyaring sekali,” ceritanya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.