Kampanye Dana Desa dan Tol dari Uang Jokowi, Giliran Utang dari Negara

Jumat, 8 Februari 2019 - 16:54 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebagian besar kepala daerah yang mengikuti acara deklarasi dukungan kepada Capres petahanan Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres 2019 tanpa mengajukan cuti. Namun, hal itu dibiarkan saja oleh penyelenggara Pemilu.

Meski di waktu libur kerja, tapi para Kepala Daerah sering mengkampanyekan dana desa, pembangunan tol di masa Pemerintahan Jokowi ini sudah menyalahi aturan, karena dalam narasi mereka mengklaim dana desa dan pembangunan tol dari Jokowi.

“Bicara dana desa, emangnya uang Jokowi. Saya bingung juga jalan tol pakai uang Jokowi, dana desa uang Jokowi, tapi kalau utang rakyat, negara bukan uang Jokowi,” kata  politisi Gerindra, Iwan Sumule seperti dikutip dari rmol, Jumat (8/2).

Aturan memperbolehkan kepala daerah kampanye politik di hari libur tanpa perlu izin dinilainya masih kabur alias sumir.

“Ini kan semua orang jadi mengada-ada,” cetus Iwan yang juga caleg DPR Gerindra nomor urut 6 di daerah pemilihan Jakarta Timur.

Meskipun ada ketentuan tidak boleh menggunakan fasilitas dalam jabatannya, Iwan mengingatkan ada pengecualian yakni fasilitas pengamanan yang bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Presiden tidak mau cuti kampanye, sementara apa yang dilakukan ke mana-mana menggunakan uang negara. Sebetulnya pejabat negara, pejabat publik harus izin kampanye atau cuti sekalian itu karena menghindari abuse of power, itu yang ditakutkan,” tegasnya.

“Cuma kemudian diakal-akali, saya nggak perlu izin cutilah,” imbuhnya. (RGR/Fajar/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.