13 Pejabat Kementerian PUPR Kembalikan Duit Suap, Jumlahnya Miliaran


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menerima pengembalian uang sebanyak Rp 3 miliar terkait kasus dugaan suap proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) Kementerian PUPR. Adapun, uang itu diduga dikembalikan oleh 13 orang pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek SPAM.”Dalam sepekan ini, 13 orang PPK pada proyek-proyek SPAM di Kementerian PUPR telah mengembalikan uang ke penyidik sejumlah Rp 3 miliar,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/2).Namun, mantan aktivis ICW ini tak menyebut identitas pihak yang mengembalikan uang tersebut. Dia hanya menyebut sebagian orang yang mengembalikan masih berstatus sebagai saksi.”Yang mengembalikan itu ada unsur saksi dan lain. Saya belum bisa menyampaikan rincinya,” tambah Febri.Atas pengembalian uang tersebut, pihaknya begitu mengapresiasi. Dia pun berharap, pihak lain yang diduga ikut menerima uang terkait proyek SPAM untuk bisa mengembalikannya ke KPK.Saat ini, KPK memang sedang menangani kasus dugaan suap terkait proyek SPAM. Ada delapan tersangka dalam kasus ini, yaitu diduga sebagai pemberi Budi Suharto, Dirut PT WKE; Lily Sundarsih, Direktur PT WKE; Irene Irma, Direktur PT TSP; dan Yuliana Enganita Dibyo, Direktur PT TSP.Sedangkan tersangka diduga sebagai penerima Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, Kepala Satker SPAM Strategis/ PPK SPAM Lampung; Meina Woro Kustinah, PPK SPAM Katulampa; Teuku Moch Nazar, Kepala Satker SPAM Darurat; dan Donny Sofyan Arifin, PPK SPAM Toba 1.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: