Bertemu Keluarga Aldama, Hotman: Ada 10 Orang di Sana, Mengapa Tersangka Cuma Satu

Minggu, 10 Februari 2019 - 18:45 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara soal kematian taruna ATKP Makassar, Aldama Putra Pongkala. Dia meminta polisi memeriksa pengasuh dan wakil direktur ATKP Makassar.

Hal itu disampaikannya setelah dikunjungi oleh dua paman Aldama di Kopi Joni, Kelapa Gading, Jakarta Utara Minggu (10/2/2019). Memang sebelumnya salah seorang keluarga Aldama menandai pengacara Selebritis Indonesia itu di sebuah kiriman di media sosial untuk meminta bantuan.

Dia pun langsung menjawab dengan memintanya ke Kopi Joni. “Ini terkait kasus penganiayaan mahasiswa ATKP Makassar, dua pamannya datang ke Kopi Joni,” ujar Hotman dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya.

Diskusi Hotman kepada kedua paman Aldama pun dimulai. Dia menanyakan apa benar almarhum dipanggil seniornya malam itu? Di kamar itu ada berapa seniornya? Salah seorang paman Aldama menjawab malam itu Aldama dipanggil ke kamar seniornya.

Di dalam kamar itu ada 10 taruna. Mendengar jawaban itu, Hotman langsung heran. “Ada 10 orang senior di kamar itu, kenapa hanya ada satu tersangka,” heran Hotman.

Dalam video itu paman Aldama membeber banyak luka di sekujur tubuh korban, baik di bagian depan maupun belakang. Mendengar itu, Hotman meminta Menhub dan Kapolda Sulsel, untuk menindaklanjuti kasus tersebut. â €

“Bapak Menteri Perhubungan, katanya dipanggil ke kamar seniornya, lebih dari sepuluh orang. Diduga pelakunya lebih dari satu, kenapa cuma satu tersangka,” tanyanya lagi.

Makanya, pengacara berjuluk Raja Pailit itu meminta kepada aparat kepolisian untuk memeriksa pengasuh dan wadir ATKP. “Pengasuh dan Wadir Kampus ATKP tau korban penganiyayan berakibat meninggal! Kenapa mereka kasi tau keluarga korban akibat jatuh di kamar mandi! Bahkan di kamar mayat juga dua pengurus kampus ini bilang ke bapak Aldama karena jatuh di kamar mandi? Kenapa bohong? Knp polisi belum sidik dua pengurus kampus ini?,” heran Hotman lagi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sudah menonaktifkan Direktur ATKP Makassar, Agus Susanto. Pengganti Agus akan dilantik Senin, 11 Februari, besok di Jakarta. Dia pernah menjabat Wakil Direktur di ATKP Medan. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.