Pilpres, Pengamat: Visinya Nomor 1 Misinya Nomor 2

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemilihan Umum (Pemilu) akan berlangsung pada April 2019 mendatang. Khusunya calon presiden dan calon wakil presiden terdapat dua pasangan, yakni Paslon nomor urut 1 Jokowi-Ma’ruf Amin, dan Paslon nomor urut 2, Prabowo-Sandiaga.

Pada debat Capres dan Cawapres di putaran pertama Kamis (17/1/19) kemarin, para calon membacakan visi-misi dan juga closing statement.

Menurut pakar politik, Mulyadi bahwa visi-misi antara kedua calon presiden ini terjadi kesinambungan. Meskipun visi pasangan nomor urut 1 sempurna, tetapi soal misi itu berada pada pasangan nomor urut 2.

“Ini terbalik. Jadi kalau dilihat visinya nomor satu dan misinya nomor dua,”ujarnya saat acara Menggali Gagasan, Visi-Misi Capres dan Kepentingan Nasional di Indicafe, Jalan AP Pettarani Makassar, Minggu (10/2/19).

Selain itu, Mantan Tenaga Ahli Bawaslu RI menilai visi pasangan nomor urut 2 lebih variabel, sementara Prabowo merupakan indikator.”Jadi memang Prabowo realistis begitu. Paling dekat dan bisa membumi. Kalau kapan tingkat keberaniannya betul-betul mau, itu kelihatannya bisa menjanjikan,”jelasnya.

Dikatakan Mulyadi, konflik yang terjadi di Indonesia sekarang ini bukan konflik SARA atau agama yang murni, melainkan ditengarai konflik ekonomi politik yang menggunakan instrumen SARA.

“Dan apa yang yang terjadi sekarang, muncul pembelaan politik yang luar biasa ketika ada yang berteriak anda komunis, komunis ya diam dan menghilang entah kemana, tapi yang muncul saya Indonesia,”terangnya.

Secara akademik, posisi petahana sekarang berada dalam elit penguasa. Sedangkan pasangan nomor urut 2 berada pada elit tandingan.

“Tetapi kedua pasangan ini akan ditunggu visi-misinya, karena akan diterapkan pada kebijakan, sesudah kebijakan masih ada programnya, sesudah itu masih ada kegiatannya, jadi masih ada tiga langkah. Apakah ada konsistensi disitu, jangan sampai ada benturan di lapangan,”pungkasnya.(sul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...