Nyaris Ricuh, Uji Publik RUU Menhub Ditolak Driver Ojol

Senin, 11 Februari 2019 - 15:55 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ratusan driver ojek online (Ojol) Kota Makassar menolak uji publik rancangan Menteri Perhubungan RI tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Para driver ojol dari berbagai komunitas menduduki Hotel The Rinra Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga yang menjadi tempat rapat pertemuan. Rapat pertemuan tersebut juga nyaris ricuh akibat adanya penolakan RUU dari para driver ojol.

Dirjen Perhubungan Darat, Ahmad Yani mengatakan bahwa rancangan undang-undang tersebut diambil oleh menteri untuk melindungi para driver di lapangan.

Ia juga mengatakan bahwa konsep dari rancangan undang-undang ini, selain mengatur perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor, juga mengatur biaya jasa atau tarif.

“Konsep ini bukan menetapkan atau mensosialisasikan, tapi ingin mendapatkan masukan dari driver sekalian dalam waktu satu Minggu, mana yang perlu dikurangi dan mana perlu ditambahkan. Jadi esensinya dalam rangka itu,”jelas Ahmad, Senin (11/2/19).

Sementara Ketua Solidaritas Gojek Kota Makassar, Ucok merasa kecewa dalam rancangan undang-undang yang buat oleh Kementerian Perhubungan. Pasalnya, dalam pembuatannya terdapat 10 tim dibentuk yang di dalamnya tidak melibatkan driver dari Makassar.

Menurutnya, tim 10 yang dibentuk dalam pembuatan rancangan undang-undang tersebut hanya melibatkan driver Jakarta dan Lampung saja. Hal ini tentunya berbeda apabila nantinya undang-undang tersebut diterapkan di Makassar.

“Tim 10 dibentuk tapi tidak dilibatkan orang Makassar, mending tidak usah diterapkan di Makassar. Intinya driver Makassar menolak adanya rancangan UU Menteri Pada,”pungkasnya.

Untuk diketahui, rancangan undang-undang yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan memuat tentang pembatasan jam kerja maksimal 8 jam perhari. Penerapan tarif ambang batas atas dan ambang batas bawah. Hingga penerapan suspend bagi mitra yang menggunakan akun bodong atau joki.(sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *