Rancangan UU Menhub Kurangi Pendapatan Driver Ojol

Senin, 11 Februari 2019 16:03

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rancangan Menteri Perhubungan RI tentang perlindungan keselamatan pengguna sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, menuai penolakan khusunya driver ojek online di Kota Makassar.Pasalnya dalam rancangan tersebut mengatur tentang jam kerja para driver online. Hal ini akan berdampak pada pengurangan pendapatan dari biasanya.”Point yang sangat mengganggu kami yaitu pada pengurangan jam kerja, biasanya kami melakukan 30 trip itu biasanya 24 jam kerja. Makanya kalau diterapkan ini kita hanya akan mencapai 16 Point dengan harga 35 ribu. Jadi kami bawa pulang apa untuk anak istri di rumah,”ujar Ketua Solidaritas Gojek Kota Makassar, Ucok saat ditemui di Hotel The Rinra Jalan Metro Tanjung Bunga, Senin (11/2/19).Tak hanya itu, ia juga mengkritik mengabaikan pembentukan tim 10 dalam rancangan undang-undang tersebut. Menurutnya, tim tersebut dibentuk hanya untuk kepentingan pribadi karena tidak melibatkan driver seluruh Indonesia.Ditambah lagi, kondisi sekarang yang menjelang pemilihan umum (pemilu). Tim 10 tersebut dibuat untuk merekrut masyarakat yang tidak tahu seluk beluk undang-undang tersebut.

Bagikan berita ini:
5
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar