Rancangan UU Menhub Kurangi Pendapatan Driver Ojol

Senin, 11 Februari 2019 16:03

“Dengan iming-iming 3.100 km trip dan itu luar biasa, sangat makmur bagi driver. Tapi apa yang kami dapatkan nanti? Karena kalau diberlakukan UU ini otomatis driver tidak akan lagi mendapatkan job, karena customernya beralih ke angkutan umum, kementrian otomatis enak, kami (doriver ojol) yang sengsara. Jadi ribuan unit driver itu otomatis Kemabli menganggur,”terangnya.Senada Pemerhati Driver Ojek Online Makassar, Eko Bramandiko mengatakan bahwa dalam rancangan undang-undang yang dibuat kementrian perhubungan memang tidak mengakomodir seluruh driver online yang ada di Indonesia.”Jadi ketika muncul draft mereka (driver ojol) kaget karena mereka berfikir bahwa ini sudah menjadi undang-undang. Dan ini sangat berbahaya bagi teman-teman driver ojol,”katanya.Kemudian, dalam rancangan undang-undang yang dibuat ini tidak mengutamakan keselamatan driver tapi mengutamakan keselamatan penumpang. Padahal keselamatan driver juga penting.”Kemudian pelaku order fiktif akan semakin membesar nantinya ke depan. Jadi kami ingin betul-betul dikawal draft ini sebaik mungkin. Pembentukan draft ini juga harus melibatkan driver online di seluruh daerah dan saya rasa draft ini terlalu cepat. Itulah mengapa teman driver tidak setuju,”jelasnya.(sul)

Bagikan berita ini:
6
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar