Slamet Ma’arif Jadi Tersangka, Nasdem: Itu Harus Kita Dukung

Senin, 11 Februari 2019 - 14:09 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif resmi ditetapkan sebagai tersangka, atas pelanggaran kampanye di Solo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Menanggapi penetapan tersangka ini, Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate menyarankan agar publik mendukung penetapan tersangka itu, sebagai langkah penegakan hukum yang merata bagi semua orang.

“Bagi yang melanggar hukum maka akan diterapkan tindakan hukum sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku. Dan untuk itu harus kita dukung supaya apa? supaya ada tertib hukum,” kata Plate kepada wartawan, Senin (11/2).

Plate juga menuturkan, penetapan Slamet Ma’arif sebagai tersangka pelanggaran Pemilu ini sangat penting, karena dirinya melakukan pelanggaran Pemilu, dimana bangsa Indonesia akan menghadapi Pemilu serentak, baik Pilpres maupun Pileg.

“Apalagi dijelang pemilihan serentak yang sangat penting, pemilihan Presiden dan pemilihan anggota DPR secara serjenjang DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR RI,” ujarnya.

“Serta DPD yang nanti akan menghasilkan pemimpim negara, kepala Lemerintahan, pemimpin ditingkat DPR dan MPR,” tambahnya.

Untuk itu, Plate menyarankan agar para publik figur tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum ke depan, jika tidak mau berurusan dengan hukum. “Sederhana saja, supaya tidak kena kasus hukum, jangan buat maslaah hukum karena hukum akan diperlakukan adil terhadap semua warga negara,” sarannya.

Sebelumnya, kasus pelanggaran Pemilu sering dilakukan oleh beberapa Kepala Daerah yang mendukung pasangan Capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Namun, hingga kini mereka tidak mendapat tindakan hukum. Bahkan, kasus hukum yang melibatkan kader Partai Nasdem Viktor Laiskodat hingga kini tidak ditangani. (RGR/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.