Fitnah Kian Masif Jelang Pemilu, Habib Ali: Sikapi dengan Santun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Jelang Pemilu 2019, sikap saling serang antar pendukung makin tak terbendung, hingga terjadilah fitnah antar sesama. Parahnya, saling fitnah tersebut dilakukan oleh sesama umat Islam demi membenarkan pendapat dan pilihan mereka.

Saling lapor antar pendukung ke aparat kepolisian pun makin subur, hingga membuat politik bangsa makin tegang, sehingga membuat masyarakat begitu mudah tersulut. Bahkan banyak yang mengklaim suara umat Islam pecah di Pileg dan Pilpres nanti.

Terkait situasi politik dalam negeri yang kian memanas, Al-Habib Ali Zainal Abidin, yang merupakan keturunan langsung atau cicit dari Syech Sayyid Mbah Priuk, menyerukan agar umat Islam tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

"Persoalan politik adalah hal ke duniawian, untuk itu kita tidak boleh berpecah gara-gara berbeda pilihan. Kalau umat islam pecah belah, nanti ada yang 'tepuk tangan'. Jadi, jangan sampai pilpres ini menjadikan kita saling hujat satu sama lain," kata Habib Ali saat ditemui di Majelis Tadzkir Alhabib Ahmad bin Zein Alhaddad atau Gubah Al Haddad (Maqom Mbah Priuk) Jakarta Utara.

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa tugas Habib adalah menjaga persatuan dan kesatuan umat secara keseluruhan. Bahkan, menjaga bangsa ini dari segala rongrongan akidah. Sesama islam bersaudara. Namun demikian, sudah menjadi sunnatullah. Dan nabi Muhammad juga pernah mengatakan bahwa islam banyak cabang, satu sama lain saling membanggakan golongannya. Dan tanda-tanda datangnya akhir zaman adalah munculnya fitnah dan berita sesat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...