Pujian Teori Arus Baru Ekonomi Indonesia Kyai Ma’ruf Amin Berlanjut


JAKARTA – Konsep Arus Baru Ekonomi Indonesia akan menjadi way out terbaik di masa depan. Arus ini mengedepankan ekonomi berkeadilan sebagai pondasinya. Formulasinya semakin dipercaya sebagai antitesis bagi disparitas antara kaya dan miskin.Menjadi bola salju, pengakuan teori Arus Baru Ekonomi Indonesia terus membesar. Formulasi tersebut jadi gagasan Cawapres 01 KH Ma’ruf Amin (KMA). KMA menyusun teori ini sebagai acuan pemerataan ekonomi berkeadilan bagi masyarakat. Dan, apresiasi atas gagasan Arus Baru Ekonomi Indonesia kali ini datang secara langsung dari Tanri Abeng.Tanri Abeng merupakan Menteri Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) era Presiden BJ Habibie. Pujian Tanri Abeng kepada teori Arus Baru Ekonomi Indonesia ini diberikan saat bertandang ke rumah KMA, Selasa (12/2). Alamatnya berada di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta. Dan, pertemuan dua pakar ekonomi Indonesia ini pun menjadi sangat menarik.“Ada banyak inspirasi dari pertemuan dengan Pak Kyai. Kami membahas konsep ekonomi yang ideal bagi Indonesia ke depan. Sekarang yang terpenting iyu bagaimana cara memeratakan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan begitu, kesenjangan ekonomi akan berkurang signifikan,” ungkap Tanri Abeng usai bertemu KMA, Selasa (12/2).Bertemu KMA, Tanri Abeng mengenalkan formulasi membangun Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR). Konsep BUMR ini sudah disiapkan sejak 5 tahun lalu oleh Tanri Abeng. Secara umum, BUMR sangat membuka peluang bagi usaha kecil-menengah menjadi konsep korporatisasi. Setelah berskala, usaha kecil-menengah ini bisa bersinergi dengan sistem lebih besar.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: