Tersangka Penganiaya Aldama Putra Diminta Buka Mulut

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Orang tua almarhum taruna ATKP (Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan) Aldama Putra Pangkola, yang tewas setelah dianiaya oleh seniornya, terus menuntut agar semua yang terlibat dalam pengeroyokan anaknya bisa diproses secara hukum. Sebab tidak adil rasanya jika hanya satu orang yang dihukum atas peristiwa ini.

Ayah korban, Pelda Daniel Pongkala mencurigai jika anaknya meninggal karena dikeroyok oleh seniornya. Kecurigaan itu didasari oleh banyaknya luka lebam di sekujur tubuh korban yang tidak mungkin hanya dilakukan satu orang.

“Kuat dugaan keluarga bukan satu orang saja. Yang sudah ditangkap satu orang silakan buka mulut,” jelasnya, kemarin.

Dia mendesak pelaku yang sudah diciduk aparat kepolisian atas nama Muhammad Rusdi untuk tidak takut bersuara. Membongkar semua kejadian yang menewaskan putra semata wayangnya itu.

“Mereka memang bagus doktrinnya. Tradisi tutup mulutnya itu. Ungkapkan saja teman kamu. Siapa yang bantu kamu. Kamu kasihan sendiri dikambingkhitamkan,” ungkap Daniel.

Dia mengaku tidak akan berhenti berjuang hingga kasus ini tuntas, dan semua yang terlibat dalam pengeroyokan anaknya menanggung akibat dari perbuatannya.

Informasi lain yang dijelaskan Daniel, dirinya mendapat laporan dari sejumlah taruna dan taruni AKTP, jika praktik kekerasan di kampus tersebut sudah sering terjadi. Malah disebutkan ada salah seorang pembantu direktur (Pudir) ATKP yang juga ikut menganiaya taruna dan taruni di sana.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...