Bawaslu Periksa Wali Kota Solo

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SOLO – Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo. Hal itu terkait keikutsertaannya dalam rapat internal pemenangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Hotel Alila, Solo, Sabtu (26/2) lalu. Pemeriksaan untuk memastikan kapasitas Rudy saat datang di kegiatan tersebut. Termasuk ada tidaknya penggunaan fasilitas negara.

Komisioner Bidang Penindakkan Pelanggaran Bawaslu Solo Poppy Kusuma menyampaikan, pemeriksaan sudah dilakukan Jumat (8/2) lalu. Lebih kurang ada 15 pertanyaan yang diajukan kepada pejabat nomor satu di Kota Bengawan tersebut.

“Ini sebagai instruksi dari Bawaslu provinsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap kepala daerah yang ikut dalam kegiatan itu,” ungkap Poppy kepada JawaPos.com, Rabu (13/2).

Beberapa poin pertanyaan yang diajukan seperti kapasitas Rudy saat hadir dalam kegiatan. Kemudian ada tidaknya penggunaan fasilitas negara saat menghadiri kegiatan.

Selanjutnya, hasil pemeriksaan langsung diteruskan ke Bawaslu Jawa Tengah (Jateng). “Ya seputar ada tidak fasilitas negara yang digunakan saat kegiatan dan yang lainnya. Untuk kelanjutnya ditangani (Bawaslu) provinsi,” kata Poppy.

Terpisah, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menegaskan selalu siap untuk menjalani pemeriksaan. Menurutnya, kehadirannya bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sekitar 30 kepala daerah di rapat internal pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin bukan sebuah pelanggaran. “Saya siap untuk diperiksa. Saat itu kan sedang libur. Jadi kalau libur bebas untuk kampanye,” tegasnya.

Selain itu, Rudy menyampaikan bahwa kapasitasnya saat hadir dalam deklarasi adalah sebagai petugas partai. Mengingat, Rudy juga masih menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Solo. “Tidak ada fasilitas negara yang saya gunakan. Saat itu ditanya undangannya seperti apa. Undangan disampaikan melalui WA,” beber Rudy.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...