Dirasa Janggal, Lembaga Penggiat Lingkungan Hidup Ramai-ramai Pantau Sidang Ilegal Minning

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Terkesan ditutup-tutupi dari publik, para lembaga penggiat lingkungan hidup di Sulsel akan menurunkan tim untuk melakukan pemantauan terhadap jalannya sidang perkara dugaan penambangan emas ilegal (ilegal mining) yang telah, Jemis Kontaria sebagai terdakwa.

Salah satu lembaga penggiat lingkungan hidup yang turut andil adalah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia cabang Sulsel (Walhi Sulsel). Pihaknya bahkan mengajak lembaga lainnya untuk ikut bersama-sama memantau jalannya sidang tersebut.

“Kami akan turunkan tim memantau sidangnya. Karena sudah ada laporan yang kami dapat jika sidangnya terkesan dihindarkan dari pandangan media,” kata Amin, Direktur  saat dihubungi via telepon, Sabtu (16/2/2019).

Ia juga mendesak kepada Komisi Yudhisial (KPK) dan Hakim Pengawas untuk turut mengawasi ketat pelaksanaan sidang perkara ilegal mining tersebut.

“Kami menilai sejak awal penuh kejanggalan pasca dilimpahkan ke Pengadilan. Selain terdakwa diberikan toleransi tahanan kota, juga sidangnya terkesan di gelar di ruang yang cukup jauh dari pandangan wartawan. Kenapa tak digelar di ruang utama saja biar semua orang dapat menonton jalannya sidang secara transparan,” ungkap Amin.

Walhi juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan aktifis penggiat lingkungan lainnya untuk meluangkan waktu dalam mengawasi pelaksanaan sidang yang rencananya digelar kembali pada tanggal 27 Februari 2019 dengan agenda pembacaan tuntutan sekaligus pembacaan pembelaan oleh terdakwa.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...