Jarak Pendek, Warga Pilih Naik Ojol Ketimbang LRT Jakarta

Sabtu, 16 Februari 2019 - 14:58 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kereta Cepat Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta akan beroperasi segera akhir Februari. Hal ini membuat masyarakat antusias untuk merasakan sensasi menaiki moda transportasi baru di Ibu Kota Jakarta itu.

Beberapa warga di sekitar Stasiun LRT Velodrome, Jakarta Timur pun mengaku tidak sabar merasakan nikmatnya menaiki LRT Jakarta. Salah satu warga, Firda, 28, yang memang aktif menggunakan angkutan umum Transjakarta.

“Oh bentar lagi iya, semoga cepat saja sih soalnya saya kan aktif pakai Transjakarta. Penasaran saja gimana rasanya. Soalnya kalau dilihat dari berita sih bagus kayak di luar negeri,” tutur pegawai swasta ini di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (16/2).

Menurutnya, alangkah lebih baik jalur LRT dapat segera diperpanjang sebab jaraknya sangat dekat jika hanya sampai Kelapa Gading. Firda pun berharap tarif yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta tidak memberatkan masyarakat.

Berbeda dengan Firda, salah satu pedagang di kawasan Rawamangun, Dicky mengaku lebih memilih menggunakan ojek online (ojol) ketimbang LRT. Pasalnya jarak rute LRT Jakarta masih tergolong pendek. Namun dirinya tetap ingin mencoba moda transportasi baru di Jakarta itu.

“Kalau saya sih gimana ya, kalau mau coba sih mau saja tapi kalau tiap hari naik LRT kayaknya nggak deh. Mending naik ojol Rp 10 ribu sampai Kelapa Gading,” ucap salah satu pedagang Dicky.

Menurutnya, LRT Jakarta akan lebih baik memiliki jalur yang panjang sebab jika hanya Kelapa Gading-Velodrome, maka moda ojek online dan LRT bisa bersaing cukup ketat. Hal ini pun diakui oleh salah satu wiraswasta, Sadaria yang kerap menggunakan ojol.

“Saya biasanya dari rumah sih naik Transjakarta ya, kalau ada LRT senang kok, masa nggak. Tapi gini kalau dipakai buat keseharian kurang berdampak soalnya jaraknya dekat banget,” ungkap Sadaria.

“Malah kalau telat banget dari rumah saya ke tempat saya usaha mending naik ojol paling Rp 15-20 ribuan nggak pakai lama. Motor bisa nyelip lagi,” tambahnya.

Untuk diketahui, sesuai jadwal LRT Jakarta akan segera beroperasi akhir Februari 2019 dan melakukan trial runsejak 15 Februari 2019. Sedangkan untuk fase II hingga Dukuh Atas, masih dilakukan feasibility studies.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *