Selebriti Bollywood Ungkap Belasungkawa Tragedi Bom Bunuh Diri Pulwama

0 Komentar

FAJAR.CO.ID – Pada Kamis (14/2) sebuah serangan teror terjadi di kawasan Jammu dan Kashmir, Pulwama, India, yang menewaskan 44 orang Central Reserve Police Force (CRPF) atau pasukan kepolisian India. Kejadian biadab itu mengundang keprihatinan dari para selebriti Bollywood dan tak sedikit di antara mereka yang mengatakan bahwa hal tersebut merupakan tindakan pengecut.

Melansir Hindustan Times, para selebriti itu mengungkapkan kekesalannya di akun media sosial. Mereka juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga para korban yang tewas akibat kejadian. Mulai dari Shah Rukh Khan, Aamir Khan, Salman Khan, Ranveer Singh, Alia Bhatt, Hrithik Roshan, hingga Priyanka Chopra.

“Belasungkawa yang mendalam untuk keluarga para pemberani kami. Sedih. Marah,” tulis Ranveer Singh.

“Turut berbelasungkawa dengan sepenuh hati kepada keluarga pelindung kami yang gagah berani. Semoga jiwa para pelindung negeri ini yang menyerahkan nyawanya bisa beristirahat dalam damai,” tulis Shah Rukh Khan.

“Turut berduka mendengar tentang serangan di Pulwama. Saya turut berbelasungkawa kepada keluarga dan mereka yang mati syahid,” tulis Hirthik Roshan.

“Aku kaget dengan serangan di Pulwana. Benci tidak pernah menjadi jawaban. Semoga keluarga yang terluka dalam serangan itu diberi kekuatan,” tulis Priyanka Chopra.

“Hatiku terluka membaca tentang serangan teroris kepada CRPF Jawans di Pulwama. Sangat tragis. Turut berduka cita kepada keluarga yang menjadi korban,” tulis Aamir Khan.

“Hatiku tertuju kepada orang-orang Jawan di negara kita tercinta dan keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa untuk menyelematkan keluarga kita,” tulis Salman Khan.

Diketahui, serangan tersebut diklaim oleh teroris yang disponsori oleh organisasi Pakistan, Jaish-e-Mohammed (JeM). Mereka menyatakan bertanggung jawab atas serangan teror terhadap pasukan keamanan dalam beberapa kali terakhir.

Serangan teror di Pulwama sendiri berupa ledakan bom bunuh diri oleh pelaku bernama Adil Ahmad Dar yang menabrakkan mobil SUV yang berisi 350 kilogram bahan peledak kepada bus yang berisi para petugas kepolisian. Bus tersebut merupakan bagian dari konvoi keamanan dari 78 kendaraan yang masing-masing bus membawa sekitar 40-45 tentara. Akibat kejadian ini, 44 petugas kepolisian tewas dan lainnya luka-luka.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment