Demi Menangkan Jokowi, Caleg PDIP Ini Rela Jadi Gatotkaca

Minggu, Maret 24, 2019 - 12:18 pm WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon anggota legislatif (caleg) DPR daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III dari PDI Perjuangan Pulung Agustanto terus menggelar ‘gerilya’ politiknya. Itu dilakukan sekaligus untuk memenangkan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (Jokowi – Ma’ruf) di Pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Dalam kampanyenya, Pulung juga menggandeng dalang kondang Ki Warseno Slenk guna menggelar pertunjukan wayang di Jalan Peternakan III RT 02/RW 003, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (16/2) malam.

Politikus muda asal Yogyakarta ini memilih menggelar wayang di kawasan berpenduduk padat Ibu Kota Jakarta, karena dalam pewayangan banyak terkandung nilai-nilai yang luhur.

Ratusan orang hadir menyimak pertunjukan wayang di lokasi yang dahulu merupakan kawasan peternakan itu. Ki Warseno tak hanya mengenalkan Pulung sebagai caleg PDIP tapi juga mengajaknya tampil dalam gelaran wayang.

“Iki (ini, red) caleg cerdas, milenial, apa-apa bisa,” kata Warseno yang duduk menghadap geber.

Pulung langsung naik ke panggung tempat sinden dan niyaga ketika pertunjukan wayang dengan lakon Babad Wanamarta itu memasuki babak goro-goro. Ia mengenakan pakaian ala Gatotkaca, dan langsung terlibat perbincangan jenaka dengan komedian Marwoto Kawer yang hadir sebagai bintang tamu.

Misi Pulung dalam wayangan itu adalah mengajak masyarakat Kapuk memenangkan Jokowi – Ma’ruf. “Bayangan ideal saya tentang presiden itu ya Pak Jokowi,” ujar Pulung.

Cucu kyai ternama di Muntilan, Magelang itu menuturkan, Jokowi adalah sosok pekerja keras. Selain itu, katanya, Jokowi juga sosok yang tulus dan sederhana.

“Putra putri Pak Jokowi juga tidak cawe-cawe soal politik, apalagi memperkaya diri lewat jabatan. Sederhana, bahkan anak-anak Pak Jokowi pilih jual martabak, pisang goreng. Menantunya malah buka warung kopi,” tutur Pulung.

Karena itu Pulung mengajak warga Jakarta Barat khususnya yang tinggal di Kapuk untuk memenangkan Jokowi. “Milih Pak Jokowi sepindah malih nggih (pilih Pak Jokowi sekali lagi, ya, red), cocok?” ujar Pulung yang langsung ditimpali suara kor setuju oleh penonton.

Penonton pertunjukan wayang itu tak hanya dari kalangan tua. Sebab, banyak anak-anak muda yang juga ikut menyaksikan suguhan unik dalam wayangan itu.

Tak hanya itu, Pulung juga memboyong sebuah grup rock bernama Yankee Rose untuk berkolaborasi dengan para niyaga pengiring wayangan. Suara drum, bas, piano dan gitar listrik pun berpadu dengan bunyi bonang, saron, demung, serta gong saat politikus muda berjuluk caleg rocker itu menyanyikan lagu Bento dan Sweet Child O’ Mine.

Ketika grup band bermain bareng kelompok gamelan maka yang terdengar adalah perpaduan nada-nada diatonik dan pentatonik. “Ini bagian dari ikhtiar saya agar milenial juga menggemari musik tradisional,” ucap Pulung.

Selain menggelar wayangan, Pulung pada hari ini (17/2) juga mengumpulkan para relawan pendukungnya dari Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ada tujuh rastusan Relawan Pulung Menang (RPM) yang hadir dalam konsolidasi itu.

“Tugas kalian bukan hanya membantu saya pada 17 April nanti, tetapi juga memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” pungkasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *