Dituduh Pakai Earpiece, Jokowi: Jangan Buat Fitnah yang Gak Bermutu

Senin, 18 Februari 2019 - 13:47 WIB

FAJAR.CO.ID, PANDEGLANG – Capres 01 Joko Widodo angkat suara soal tudingan menggunakan earpiece atau wireless earphone saat mengikuti debat kedua, Minggu malam (17/2). Menurut dia itu adalah fitnah.

“Ada-ada aja sih ini. Fitnah-fitnah seperti itu jangan diterus-terusin lah,” kata Jokowi saat kunjungan kerja di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (19/2).

Selain earpiece, Jokowi juga dituding menggunakan pulpen yang diduga untuk berkomunikasi. Hal itu membuat mantan gubernur DKI Jakarta itu menunjukkan ke depan awak media sebuah pulpen yang digunakannya.

“Ini pulpen. Cek aja. Jangan buat isu, fitnah-fitnah yang enggak bermutu,” terangnya sambil nunjukin pulpen yang dimaksud.

Sebelumnya, beredar foto yang viral di twitter yang menampilkan Jokowi memegang telinga kirinya. Di bagian lain, tangan kiri capres petahana itu memegang pulpen. Topik soal kemungkinan adanya earphone atau alat bantu Jokowi saat debat ini lantas ditanggapi beragam oleh warganet. Tanggapan itu ada berupa tudingan dan membela.

Sebelumnya terkait penggunaan alat bantu dengar ini juga dibantah oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding. Dia menyebut, Jokowi hanya memakai clipp on yang disediakan oleh stasiun televisi penyelenggara debat. Tuduhan yang dialamatkan ke capres nomor urut 01 itu dianggap sangat menyesatkan.

“Secara teknis tidak mungkin Pak Jokowi menggunakan akat tersebut karena komunikasi di ruang debat di-jamed‎,” tegasnya.

‎Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku, Jokowi yang dituduh earpiece karena ada pihak-pihak yang tidak mau mengakui kehebatan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Sehingga melontarkan tuduhan atau dugaan tertentu. Ada yang menduga atau menuduh Pak Jokowi menggunakan semacam alat bantu yang memungkinkan orang lain mendiktekan atau membisiki Pak Jokowi ketika menjawab pertanyaan,” tegasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.