Dugaan Suap Fee Proyek, Kejati Sulsel Agendakan Periksa Bupati Bulukumba

Senin, 18 Februari 2019 - 17:25 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bidang pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel mengagendakan untuk memeriksa Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali. Ia akan dimintai keterangannya terkait dugaan suap fee proyek pembangunan irigasi yang dilaksanakan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 senilai Rp49 miliar.

Kajati Sulsel Tarmizi mengatakan, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan saksi untuk menemukan siapa paling bertanggun jawab dalam kasus tersebut.

“Kita akan lihat nanti di tahap penyidikan. Tentunya juga kalau memang harus dimintai keterangannya (bupati), pasti kita akan lakukan. Karena kalau di penyelidikan belum ada upaya paksa, ” kata Tarmizi yang ditemui di Kejati Sulsel, pekan lalu.

Tarmizi menyebut, dalam tahap penyelidikan ini, pihaknya belum bisa melakukan pemaksaan untuk pemeriksaan saksi. Beda halnya bisa sudah di tahap penyidikan ada upaya paksa dan ada penyitaan.“Nanti kita lihat siapa yang akan bertanggun jawab pada kasus ini. Janksa akan bekerja secara profesional untuk mengusutnya,” tandas Tarmizi.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin, membenarkan penanganan perkara ini telah dilakukan penyelidikan oleh Bidang Pidsus. Nantinya penyidik pidsus yang akan memproses kasusnya. Termasuk menjadwalkan dan melakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi.

Salahuddin menuturkan, penanganan kasus ini merupakan salah satu atensi Kejati Sulsel. Sehingga terus digenjot.Salahuddin menambahkan, untuk penanganan kasusnya tinggal menunggu hasil pengembangan yang dilakukan penyidik. (mat/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.