Sita Duit Rp300 Juta di Apartemen Jokdrin, Begini Hasil Audit Satgas Antimafia Bola

Senin, 18 Februari 2019 - 17:28 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Uang Rp 300 juta yang disita Satgas Antimafia Bola Polri dari apartemen Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, sebagian besar diduga merupakan hasil tindak pidana suap. Hal tersebut diketahui setelah penyidik melakukan analisa sejak Jumat (15/2).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, dari Rp 300 juta, yang terindikasi suap sebanyak Rp 160 juta. “Kemarin infonya Rp 300 juta telah diaudit lagi, yang terkait masalah peristiwa pidana hanya Rp 160 juta,” ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/2).

Untuk memastikan kebenaran hal itu, Satgas Antimafia Bola Polri katanya sudah menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK). Terlebih masih banyak bukti transaksi keuangan yang disita dari apartemen sekaligus kantor Jokdri itu.

“Tentunya akan kerjasama dengan PPATK, yang fresh money segitu. Yang di dalam catatan lain akan diaudit semuanya,” tegas Dedi.

Adapun saat menggeledah apartemen Jokdri, Satgas menyita laptop, tab, falshdisk, dan sejumlah dokumen. Seperti dokumen menyangkut masalah perangkat pertandingan, dokumen jadwal pertandingan, dan dokumen transkasi keuangan.

“Nah itu sedang diaudit, nanti kerja sama dengan PPATK, apakah ada transaksi mencurigakan,” imbuhnya.

Namun yang pasti, barang bukti terkait tindak pidana akan disita Satgas. “Yang tidak terkait dikembalikan. Jadi betul-betul Satgas ini profesional di dalam melakukan investiasi selama ini. Satgas akan bongkar semuanya,” beber Dedi.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.