Dianggap Bikin Gaduh, Tim Hore Capres Bakal Dikurangi atau Dihapus

Selasa, 19 Februari 2019 14:14

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – KPU dan Bawaslu sama-sama mengevaluasi pelaksanaan debat kedua calon presiden (capres) Minggu malam (17/2). Dua lembaga itu sepakat bahwa tim hore atau pendukung capres terlalu gaduh hingga mengganggu jalannya debat. Dua opsi kini disiapkan, yakni mengurangi atau bahkan menghapus jumlah pendukung capres yang hadir di lokasi debat.Komisioner KPU Viryan Azis menjelaskan, pihaknya mendapat banyak masukan mengenai pendukung capres yang hadir di debat kedua. Jumlah pendukung yang mencapai 280 orang (masing-masing 140) dianggap terlalu banyak. Kemudian, terdapat sorak-sorai serta sejumlah pendukung yang tidak tertib. “Sehingga mengganggu konsentrasi calon,” ujarnya saat ditemui di KPU kemarin (18/2).Karena itu, KPU memutuskan akan mengkaji ulang kehadiran pendukung kedua kandidat di arena debat. “Pilihannya ada dua, dikurangi atau tidak ada (pendukung) sama sekali,” lanjut mantan komisioner KPU Kalimantan Barat tersebut.Viryan menjelaskan, KPU ingin menghadirkan suasana debat yang kondusif. Dengan begitu, kedua kandidat bisa berkonsentrasi menyampaikan visi dan misi. Setiap detik dalam debat adalah momen berharga. Pihaknya tidak ingin kegaduhan itu berulang di debat ketiga.Menurut Viryan, opsi menghilangkan pendukung muncul lantaran kehadiran mereka dalam debat sebenarnya tidak wajib. “Kan bisa nobar (nonton bareng). Itu siaran langsung,” ucapnya.Viryan menyayangkan ulah para pendukung yang tidak tertib. Dia bisa memahami bahwa terjadi euforia dan para pendukung berusaha menunjukkan rasa bangganya atas jawaban jagoan masing-masing.

Bagikan berita ini:
1
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar