Setengah Jam, Malang Diguncang 13 Gempa Bumi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MALANG – Gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) kembali mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Selasa (19/2) sekitar pukul 02.30 WIB. Namun gempa tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Informasi awal, gempa yang terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa berkekuatan 5,9 SR. Namun setelah dilakukan pemutakhiran, ternyata kekuatannnya 5,6 SR. Episenter gempa terletak pada koordinat 9,67 LS dan 112,74 BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 170 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, dengan kedalaman 42 km.

“Gempa bumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault),” ujar Kepala Stasiun Geofisika Karangkates Malang Musripan.

Guncangan gempa dirasakan di daerah Lumajang, Malang, Blitar dan Karangkates dengan skala III-IV MMI. Kemudian di Sawahan III MMI , Kuta dan Nusa Dua II-III MMI. “Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” tegasnya.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 03.00 WIB, menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak 12 kali. Artinya dalam kurun waktu sekitar setangah jam terjadi 13 kali gempa bumi. BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebelumnya gempa bumi berkekuatan 5,0 SR mengguncang Kabupaten Malang, Kamis (14/2) lalu. Gempa tersebut tidak berpotensi terjadinya tsunami.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...