Tak ada Novum, KPK Minta Hakim Tolak PK Irman Gusman

Selasa, 19 Februari 2019 16:47

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Mahkamah Agung segera memutuskan upaya peninjauan kembali (PK) yang diajukan mantan Ketua DPD Irman Gusman. Irman kini merupakan terpidana kasus suap impor gula.Juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut putusan PK ini memang harus segera dituntaskan agar perkara tersebut memiliki kekuatan hukum tetap (inckrach) sekaligus jadi pembelajaran bagi pihak lain.“KPK berharap Mahkamah Agung segara memutus PK yang diajukan Irman Gusman juga bagi seluruh calon anggota DPR, DPD dan DPRD di seluruh Indonesia agar menjadikan kasus ini dan kasus korupsi yang melibatkan anggota legislatif lainnya sebagai pembelajaran,” ucapnya pada awak media, Selasa (19/2).Mantan aktivis ICW ini menegaskan, Irman Gusman memang bersalah dan tak memiliki bukti baru (novum) untuk dijadikan pertimbangan PK. Oleh karena itu KPK berharap MA menolak PK tersebut.”Irman dikenakan pasal suap sebagaimana yang telah diatur di UU Tindak Pidana Korupsi, dan bukan pasal pidana memperdagangkan pengaruh,” tukasnya.Sebab kata dia, KPK telah menyelesaikan seluruh proses PK kasus Irman Gusman dan putusannya telah diserahkan ke Mahkamah Agung.

Bagikan berita ini:
9
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar