KPU Umumkan Tambahan Eks Caleg Koruptor, Begini Kata KPK

Rabu, 20 Februari 2019 - 21:46 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengumumkan tambahan caleg eks narapidana korupsi. KPK menilai langkah KPU bisa memberi informasi kepada masyarakat sebelum memilih caleg di bilik suara pada waktu pencoblosan.

“Kami menyambut positif, karena KPK ketika ditanya KPU sempat menyatakan bahwa untuk mewujudkan proses pemilu integritas agar masyarakat punya amunisi yang lebih, informasi yang lebih untuk menyaring dan memilih calon,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (19/2).

Menurutnya, apa yang dilakukan KPU itu salah satu bentuk mewujudkan pemilih integritas. Dia juga meminta kepada masyarakat berhati-hati dalam memilih anggota DPR, DPRD, atau DPD.

“Yang paling penting adalah imbauan membangun kesadaran kita semua, termasuk kita yang ada di sini sebagai pemilih, ya masyarakat sebagai pemilih agar benar-benar memperhatikan siapa yang hendak dipilih,” jelasnya.

“Karena orang yang akan wakili kita di DPR, DPRD, DPD kalau hanya memilih berdasar uang yang diberikan, maka artinya pemilih juga kontribusi untuk tidak mewujudkan Indonesia lebih baik ke depan,” tambahnya.

Oleh karena itu, mantan aktivis ICW meminta masyarakat perlu hati-hati memilih, dan pilihlah caleg yang punya rekam jejak dan tidak terkait korupsi.

Sebelumnya, KPU menyampaikan ada 32 nama baru caleg eks koruptor pada Pemilu 2019. Sebab, beberapa waktlu lalu baru ada 49 daftar caleg yang diumumkan, sehingga total terdapat 81 caleg, baik DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, maupun DPD yang mantan napi koruptor.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.