Kurikulum Cha-Ching Bantu Tanamkan Keterampilan Kelola Uang Bagi Anak

Rabu, 20 Februari 2019 - 15:39 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah sebelumnya sukses meningkatkan literasi keuangan pada siswa Sekolah Dasar di Sidoarjo, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kini melanjutkan pengenalan kurikulum Cha-Ching pada instansi pendidikan di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

Program kurikulum Cha-Ching untuk membantu menanamkan keterampilan pengelolaan uang dasar, khususnya pada anak-anak berusia antara 7 – 12 tahun.

Kegiatan ini sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 76 tahun 2016, untuk mengimplementasikan pendidikan keuangan pada masyarakat Indonesia.

Nini Sumohandoyo Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia menjelaskan sesuai dengan fokus “We DO Good” yang dicanangkan Prudential di awal tahun, pihaknya terus berkomitmen untuk mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak di tingkat sekolah dasar, salah satunya melalui program Cha-Ching.

“Kami memahami bahwa sebuah bisnis yang bertanggung jawab adalah bisnis yang memiliki komitmen berkelanjutan untuk mengembangkan masyarakat serta lingkungan sekitarnya,” ujar Nini pada konferensi pers di Kementerian Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Rabu (20/2).

Dasar pengajaran dari Kurikulum Cha-Ching lanjut Nini yakni untuk menanamkan empat konsep utama dalam pengelolaan uang, yaitu Memperoleh (Earn), Menyimpan (Save), Membelanjakan (Spend), dan Menyumbangkan (Donate) dalam kehidupan sehari-hari siswa.

“Tujuan dari pendidikan keuangan sejak dini adalah untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya nilai uang, sehingga anak-anak diharapkan dapat membuat keputusan finansial yang lebih baik saat dewasa,” kata Nini.

Kurikulum Cha-Ching ini lanjut ia, sejalan dengan studi dari University of Cambridge yang mengungkapkan bahwa anak-anak mulai membentuk kebiasaan finansial sejak usia 7 tahun. “Olehnya itu, sangat penting untuk memberikan pemahaman dasar mengenai keuangan sejak usia tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.