Selalu Mangkir, KPK Akan Periksa Sjamsul Nursalim di Singapura

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengupayakan pemeriksaan pengusaha Sjamsul Nursalim di Singapura. Pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut, upaya ini harus dilakukan dikarenakan Sjamsul selalu mangkir dari pemanggilan lembaga ini. “Ya kita lebih baik mendatangi yang bersangkutan kalau kita ingin memeriksa Sjamsul,” ucapnya di Gedung ACLC KPK, HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).

Menurut Alexander, usia Sjamsul yang sudah tua serta statusnya sebagai permanent resident di Singapura kerap dijadikan alasan mangkirnya. Namun hal itu disebut Alexander tidak menjadi halangan bagi KPK.

“Pasti dong, pasti. Nanti kalau dipanggil nggak datang-datang, kita datang ke sana. Nanti kalau sidang nggak hadir kan bisa in absentia,” tegas Alexander.

“Itu sebenarnya sudah di ranah penyidikan itu, tapi belum ada ekspose lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebelumnya dalam perkara ini, KPK sudah menjerat mantan Ketua BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung. Dia pada akhirnya divonis bersalah dengan hukuman pidana penjara selama 13 tahun dan denda Rp 700 juta subsider 3 bulan kurungan.

Sekadar informasi, juru bicara KPK Febri Diansyah mengaku penyelidikan baru dalam kasus ini sudah sebanyak 37 orang yang dimintakan keterangan berasal dari berbagai unsur seperti Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dan swasta.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono

Comment

Loading...