56 Peserta Seleksi LPDP Maluku Ikut Test Substansi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, AMBON- Tenaga Ahli Bidang Keuangan, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Ambon Kartono mengatakan, sosialisasi Beasiswa LPDP selalu rutin dilakukan. Termasuk melibatkan Kepala Daerah seperti Gubernur Maluku.

Karena itu, dia berharap masyarakat yang ingin melanjutkan studi S2, S3 hingga dokter spesialis bisa menggunakan fasilitas LPDP.

“Saat ini ada 28 calon penerima LPDP tahun 2017 yang sedang mengikuti pengayaan bahasa. Sementara yang baru mengikuti test substansi untuk tahun 2019 sebanyak 59 orang, namun tiga orang tidak hadir. Tahapan seleksi ini dilakukan dari tanggal 21 sampai 25 Februari,” ungkap Kartono kepada wartawan, Jumat (22/2).

Salah satu peserta seleksi Beasiswa LPDP saat mengikuti test substansial, Jumat (22/2)

Dikatakan, proses seleksi meliputi seleksi administrasi secara online, CAT atau seleksi berbasis komputer yang dilakukan BKN dan test substansi yang saat ini sedang diikuti 56 peserta. Test ini ditinjau langsung kepala Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Maluku.

Terkait LPDP, Kartono menjelaskan, LPDP merupakan lembaga yang mengelola dana abadi pendidikan untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan bagi generasi mendatang. LPDP berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang yang menunjang percepatan pembangunan Indonesia.

Dia mengatakan, Beasiswa LPDP terdiri dari dua jenis, yaitu Beasiswa Reguler atau beasiswa yang dapat diikuti seluruh warga negara Indonesia, baik freshgraduate, pegawai swasta, BUMN, PNS, Dosen, Guru dan lain sebagainya.

“Dan yang kedua Beasiswa Afirmasi, ada afirmasi PNS, TNI dan Polri. Beasiswa ini diperuntukan khusus untuk pegawai pemerintahan dan TNI/Polri. Untuk mendapatkan beasiswa ini perlu menyertakan surat pengantar dari institusi masing-masing. Wilayah Indonesia Timur juga masuk kedalam beasiswa afirmasi,” ujarnya.

Dijelaskan, pembukaan seleksi beasiswa LPDP dilakukan tiap tahun, yaitu antara bulan April dan pengumumannya di Bulan Juli. Pelamar bisa mendaftar langsung ke website resmi LPDP, yaitu www.lpdp.kemenkeu.go.id.

“Disitu dicantumkan semua persyaratan yang dibutuhkan, termasuk untuk reguler maupun afirmasi,” katanya.
Hingga saat ini, kata Kartono, jumlah Alumni LPDP dari tingkat S2, S3 dan Dokter spesialis sebanyak 7.180 orang. Mereka merupakan lulusan perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Sedikitnya ada 200 perguruan tinggi top dunia yang masuk dalam list LPDP, termasuk di Indonesia seperti UI, UGM dan lainnya.

Sementara itu, Analis Beasiswa LPDP, Adam Rachmat mengatakan, untuk beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Timur (BIT), mencakup NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Dari segi persyaratan, BIT memang cukup dimudahkan. Syarat IPK S2 minimal 2,75, sementara S3 3,0.

“Memang ini targetted, khusus untuk wilayah timur karena dari segi persyaratannya sudah disesuaikan. Hari ini, ke-59 peserta yang ikut seleksi beasiswa LPDP adalah khusus BIT,” kata Adam.

Untuk persyaratan, lanjutnya, wilayah Papua dan Papua Barat, peserta merupakan putra/putri adat dari derah itu dengan bukti rekomendasi dari tokoh adat setempat. Sementara NTT, Maluku dan Malut, peserta harus bertempat tinggal didaerah asal minimal 20 tahun atau warga setempat dan akan terus menetap. (MG2)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...