Pemenang Pilpres 2019 Diharapkan Tiru Gus Dur

FAJAR.CO.ID, SOLO – Peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 diharapkan dapat belajar dari Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, jika kelak terpilih memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan. Selama memimpin Indonesia, Gus Dur banyak menyelesaikan konflik di beberapa daerah. Antara lain konflik di Papua dan Aceh.

“Kebijakan-kebijakan yang diambil Gus Dur adalah menyelesaikan konflik-konflik di Papua dan Aceh tanpa ada kekerasan,” terang putri bungsu Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid di sela menghadiri bedah buku Gus Dur berjudul Gus Dur Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muayyad, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (22/2).

Menurut Inayah, kebijakan yang diambil Gus Dur menjadi hal sangat penting yang perlu diketahui generasi penerus. Terutama bagaimana seorang Gus Dur saat menjabat sebagai presiden dalam mengambil sebuah kebijakan.

Saat Gus Dur menjabat sebagai presiden, Indonesia masih dalam masa peralihan. Yakni, dari pemerintahan lama dan berpindah ke pemerintahan baru. “Saya ingat saat itu situasi di banyak daerah di Indonesia menginginkan untuk merdeka. Hal ini menyusul lepasnya Timor Leste dari Indonesia. Tapi pendekatan Gus Dur yang dilakukan berbeda dengan pemerintah sebelumnya,” ucap Inayah.

Gus Dur mengedepankan kemanusiaan dan tanpa adanya kekerasan. Apa yang dilakukan oleh Gus Dur penting untuk ditiru siapa pun yang nanti terpilih di Pilpres 2019. “17 April itu akan pemilu dan penting bagi siapa pun yang akan menjabat. Pendekatan yang dilakukan Gus Dur itu berbeda, itu penting. Tidak hanya untuk masyarakat. Tetapi juga untuk diri saya sendiri,” ucap Inayah.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...