Polres Temanggung Bekuk 2 Tersangka Pembakaran Motor

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEMANGGUNG – Polres Temanggung berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat kasus pembakaran kendaraan bermotor. Sebelumnya, keduanya diduga telah beraksi di Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, Senin (18/2) dini hari.

Hingga kini belum diketahui motif kedua orang tersangka itu melakukan pembakaran motor.

Kedua orang yang diamankan adalah BW (38) dan ES (31). Mereka warga Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, Temanggung. Sedangkan korbannya adalah Sungkono (54), warga Dusun Kalisalam, Ketitang, Kecamatan Jumo, Temanggung.

Menurut Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Dwi Haryadi, bahwa aksi pembakaran berlangsung Senin (18/2) sekitar pukul 02.00 WIB.

Ada dua motor yang dibakar, yaitu Suzuki Tornado dan Yamaha Crypton. Korban yang mengetahui motornya dibakar kemudian berusaha memadamkan api bersama beberapa warga lainnya. Pukul 02.30 WIB api berhasil dipadamkan.

“Kami diberikan informasi masyarakat dan langsung olah TKP. Bersama Inafis Polda termasuk Labfor,” kata Dwi, Sabtu (23/2).

Polisi dari Polres Temanggung, Jatanras Polda Jateng dan polsek langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya polisi mengamankan dua orang

“Sampai tadi malam, kami berhasil menangkap pelaku dua orang. Yaitu, BW selaku eksekutor dan ES yang ikut membeli bensin,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami mengenai motif para pelaku. Termasuk untuk mencari tahu apakah ada kaitannya dengan rentetan kasus serupa di Kota Semarang dan sekitanya.

“Tapi tersangka dan korban ini kenal. Hanya beda dusun dan satu kelurahan. Namun untuk mengungkap motif, kami belum sempat kroscek korban lagi usai adanya penangkapan ini,” katanya.

Selain mengamankan dua tersangka, petugas turut menyita sejumlah barang bukti. Yakni, botol kaca untuk menampung bahan bakar, korek api kayu, sepeda motor yang ditumpangi BW sebelum melancarkan aksinya, dan lain sebagainya.

“Waktu di TKP itu habis pelaku nyiram bensin ke motor korban dengan ceceran bensin di lantai teras korban, pelaku lalu menyulut dan api membesar. Nah waktu berusaha lari, botol ini maunya dibawa pelaku. Namun malah terjatuh di lokasi,” ungkapnya.

Para tersangka saat ini mendekam di tahanan Polres Temanggung. Mereka diancam dengan Pasal 187 KUHP. Hukumannya maksimal 12 tahun penjara. Untuk rekannya, (ES) dikenakan Pasal 55 dan 56 KUHP. “Karena telah membantu melakukan kejahatan,” imbuhnya.

(JPC-sen)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...