Soal Video Dukungan 15 Camat, Danny Pomanto: Kita Percayakan pada Bawaslu

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Walikota Makassar Danny Pomanto masih menunggu hasil investigasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan terkait kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan 15 camat.

“Kita serahkan ke Bawaslu. Kita harus percayakan Bawaslu (untuk memeriksa),” kata Danny Pomanto di Gedung Celebes Convention Center, Sabtu (23/2/2019).

Menurut Danny Pomanto, video 15 camat bersama mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang diduga mendeklarasikan dukungan adalah hasil editan. Sebab, video itu tentang gerakan anti narkoba.

“Laporan mereka ke saya itu tentang video gerakan anti narkoba. Misalnya saya camat ini siap melawan narkoba. Terus terakhir bebas narkoba harga mati,” ujar Danny Pomanto.

Danny Pomanto menyebutkan para camatnya sebagai korban atas beredarnya video hasil editan itu. Bahkan, video tersebut tidak sah secara hukum.

“Itu kan dipotong-potong, sebenarnya mereka (camat) itu korban. Itu video terpotong-potong karena laporannya video gerakan anti narkoba,” sebut Danny Pomanto.

Sebelumnya, Bawaslu Sulsel telah memeriksa 15 camat di Kota Makassar terkait beredarnya video dukungan kepada paslon capres dan cawapres nomor urut 1 Jokowi – Ma’ruf. Tercatat, para camat itu menjalani pemeriksaan selama 10 jam.

Komisioner Komisioner Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulsel Azry Yusuf mengatakan, jika setelah meminta keterangn para camat, pihaknya akan melakukan kajian lebih mendalam bersama sentra Gakkumdu.

“Kami sudah mengumpulkan keterangan dan melakukan pengkajian lebih lanjut. Kami juga akan agendakan pemeriksan saksi hari senin atau selasa, baik saksi pelapor dan terlapor,” kata Azry.

(muh aliyafid/pojoksulsel)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...