Ratusan Massa Bakal Kepung Kejati dan Polda Sulsel

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Himpunan Mahasiswa Islam (LKBHMI) cabang Makassar akan menggelar unjuk rasa di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Polda Sulsel, Senin (25/2/2019) pagi. Aksi ini ditujukan untuk mendesak mendesak aparat hukum dalam melancarkan penanganan kasus dugaan perusakan rumah toko (ruko) di Jl Buruh Kecamatan Wajo kota Makassar yang masih menggantung hingga dua tahun lamanya. Direktur LKBHMI cabang Makassar, Juhardi, mengungkapkan, pihaknya akan berunjuk rasa ke kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan sebagai pihak yang menangani kasus ini. Tak tanggung-tanggung, ratusan massa pun rencananya digerakkan untuk menuntut keadilan bagi korban. "Kami merasa terpanggil mengawal masalah warga ini agar kasus yang ia laporkan sejak 2017 bisa segera mendapatkan kepastian hukum," ujarnya . Dia berharap, dengan adanya aksi unjuk rasa ini, pihak kejaksaan dan kepolisian dapat melancarkan penangan hingga ke meja hijau. Apalagi kasus ini sangat jelas memenuhi unsur pidana dan layak disidangkan. "Paling tidak jaksa dan polisi harus duduk bersama mencari jalan agar kasus ini tak dibiarkan begitu saja terkatung-katung. Kami tak yakin kasus yang sangat jelas ini tak memenuhi unsur untuk layak disidangkan," lanjut Juhardi. Perkara dugaan perusakan ruko milik Irawati Law itu awalnya ditangani Kepolisian Sektor Wajo dengan menetapkan beberapa orang buruh yang dipekerjakan oleh Jemis Kontaria menjadi tersangka. Jemis pun mencoba membela para buruhnya dengan melakukan upaya hukum praperadilan ke Pengadilan Negeri Makassar.Hakim tunggal, Cenning Budiana, yang memimpin sidang praperadilan kala itu menerima upaya praperadilan yang diajukan oleh para buruh.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan