Sering Berkeringat Saat Tidur Bisa Jadi ada Gangguan Serius

Minggu, 24 Februari 2019 - 11:08 WIB

FAJAR.CO.ID – Pernahkah Anda berkeringat di malam hari saat tidur? Sebagian orang mungkin mengeluhkan hal ini. Keringat malam mengacu pada keringat berlebih pada malam hari. Tetapi jika kamar tidur Anda luar biasa panas atau Anda mengenakan seprai yang tebal, Anda mungkin berkeringat saat tidur, dan ini normal.

Berkeringat di malam hari adalah hot flash parah yang terjadi di malam hari yang dapat membasahi pakaian dan seprai Anda dan tidak berhubungan dengan lingkungan yang terlalu panas. Penting untuk dicatat bahwa pembilasan (kehangatan dan kemerahan pada wajah atau tubuh) mungkin sulit dibedakan dari keringat malam yang sebenarnya.

Ada banyak penyebab keringat malam. Untuk menemukan penyebabnya, dokter harus mendapatkan riwayat medis terperinci dan melakukan tes untuk memutuskan kondisi medis apa yang menyebabkan keringat malam. Melansir laman WebMD Beberapa kondisi yang diketahui dapat menyebabkan keringat malam adalah:

Menopause
Semburan panas yang menyertai menopause dapat terjadi pada malam hari dan menyebabkan keringat. Ini adalah penyebab yang sangat umum dari keringat malam pada wanita.

Hyperhidrosis idiopatik
Hyperhidrosis idiopatik adalah suatu kondisi di mana tubuh secara kronis menghasilkan terlalu banyak keringat tanpa ada penyebab medis yang dapat diidentifikasi.

Infeksi
TBC (tuberculosis) adalah infeksi yang paling sering dikaitkan dengan keringat malam. Tetapi infeksi bakteri, seperti endokarditis (radang katup jantung), osteomielitis (radang pada tulang), dan abses dapat menyebabkan keringat malam. Keringat malam juga merupakan gejala infeksi HIV .

Kanker
Berkeringat di malam hari adalah gejala awal beberapa jenis kanker. Jenis kanker paling umum yang terkait dengan keringat malam adalah limfoma. Namun, orang yang memiliki kanker yang tidak terdiagnosis sering memiliki gejala lain juga, seperti penurunan berat badan dan demam yang tidak dapat dijelaskan .

Obat-obatan
Minum obat-obatan tertentu dapat menyebabkan keringat malam. Obat antidepresanadalah jenis obat umum yang dapat menyebabkan keringat malam. Dari 8% hingga 22% orang yang menggunakan obat antidepresan mengalami keringat malam.

Obat-obatan psikiatrik lain juga dikaitkan dengan keringat malam. Obat-obatan yang dipakai untuk menurunkan demam, seperti aspirin dan acetaminophen, kadang-kadang dapat menyebabkan keringat. Banyak obat lain dapat menyebabkan keringat malam atau memerah.

Hipoglikemia
Gula darah rendah bisa menyebabkan keringat. Orang yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral mungkin mengalami hipoglikemia pada malam hari yang disertai dengan berkeringat.

Gangguan hormon
Berkeringat atau memerah dapat dilihat dengan beberapa kelainan hormon, termasuk pheochromocytoma, carcinoid syndrome, dan hyperthyroidism.

Kondisi neurologis
Jarang, kondisi neurologis termasuk disreflexia otonom, syringomyelia post traumatic, stroke, dan neuropati otonom dapat menyebabkan peningkatan keringat dan dapat menyebabkan keringat malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.