Gerindra: Ambil Duitnya, Tapi Coblos Nomor 02

Senin, 25 Februari 2019 - 10:15 WIB

FAJAR.CO.ID,  JAKARTA – Politikus Partai Gerindra Bambang Riyanto menilai rencana pemerintah pemerintah mempercepat pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi PNS, TNI/Polri, serta pensiunan pada Mei 2019 sangat politis.

Menurut Bambang, kebijakan itu tidak menarik simpati, tetapi justru membuat PNS muak.

“PNS kita sudah pintar-pintar. Kebijakan pemerintah ini sama saja mempolitisasi aparatur. Mereka dikasih iming-iming naik gaji, kemudian THR dan gaji ke-13 dipercepat. Tujuannya apa? Agar setia kepada pemerintah,” kata Bambang kepada JPNN, Senin (25/2).

Pembayaran THR dan gaji ke-13, tambah Bambang, sudah ada aturan mainnya.

Dia pun merasa heran karena kebijakan tersebut baru dikeluarkan pada tahun ini.

“Kenapa enggak tahun-tahun sebelumnya? Lima tahun memerintah, masa nanti tahun kelima baru dibuatkan aturan kenaikan gaji dan percepatan pembayaran THR maupun gaji ke-13,” tambah Bambang.

Meski demikian, Bambang menyarankan PNS untuk menikmati kebijakan pemerintah tersebut.

Menurut dia, kebijakan itu setidaknya membuat PNS dan TNI/Polri bisa menikmati kenaikan gaji untuk kali pada masa pemerintahan Joko Widodo.

“Saran saya, ambil duitnya, jangan lupa coblos 02,” kata Bambang. (esy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.