Rabu, Kejati dan Polda Sulsel Gelar Rekonstruksi Kasus Pengrusakan Ruko


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Makassar, melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Senin (25/2/2019). Mereka mendesak agar penanganan kasus pengrusakan ruko di Jalan Buruh Kecamatan Wajo dapat berjalan lancar.Kedatangan mereka dalam orasi pun, menegakkan sila ke lima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dan diterima langsung oleh Asisten Pengawas (Aswas) sekaligus Pelaksana Harian Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati SUlsel, Wito SH MHum.Dalam orasinya, Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Makassar, Juhardi, momohon kepada pihak Kejati Sulsel untuk menggantikan JPU yakni Andi Fitri dan kawan-kawan, karena diduga tidak lagi objektif dan tidak netralitas dalam menjalankan penanganan perkara secara profesional dan proporsional.Kedua, memohon kepada pejabat Kejati Sulsel untuk segera membentuk tim khusus agar memeriksa Jaksa Andi Fitri dan kawan-kawan selaku JPU terkait dalam penanganan perkara pengrusakan ruko. Terakhir, mereka meminta agar JPU Kejati Sulsel memberikan petunjuk untuk menghadirkan ahli pidana dan membuat terang pengertian dari Vicarious Liability atau pertanggungjawaban pengganti oleh karena petunjuk tersebut sangat rasional.”Kami melakukan orasi bukan untuk menghalangi penanganan perkara ini, kami hanya memenuhi panggilan hati agar korban mendapatkan kepastian hukum dan merasakan keadilan dalam penanganan kasus yang telah dilaporkan sejak dua tahun lalu. Untuk itu, kami memohon kepada pihak Kejati Sulsel agar menegakkan keadilan sesuai Sila kelima Pancasila sebagai norma berbangsa dan bernegara di Indonesia,” tegasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...