Rabu, Kejati dan Polda Sulsel Gelar Rekonstruksi Kasus Pengrusakan Ruko


Berdasarkan hal itu, pihaknya berinisiatif mengawal kepastian hukum yang berkeadilan dalam masyarakat dan mendesak Polda Sulsel untuk memenuhi dua item tuntutan LKBHMI Cabang Makassar. Itu antara lain, meminta Polda Sulsel untuk mengganti penyidik perkara atas nama Kompol Agus Khaerul dan Ipda Amran, karena telah dianggap kurang profesional dalam menangani perkara itu serta mendesak Polda Sulsel untuk melimpahkan berkas perkara dengan tersangka Jemis Kontaria dan Edy Wardus ke Kejati Sulsel.Sementara itu, pihak Polda Sulsel yang menerima aspirasi mahasiswa yang juga sebagai penyidik perkara, Ipda Amran, menegaskan, pihaknya bersedia melimpahkan berkas perkara secepat mungkin. Dia mengaku, pihaknya telah bekerja secara profesional tapi masalahnya ada pada JPU di Kejati Sulsel. Dia juga berjanji akan bekerjasama dengan LKBHMI dalam hal pendampingan hukum agar kasus bisa selesai secepatnya.”Kami sudah bertindak profesional, namun kami bingung mengapa kejaksaan tetap mengembalikan berkas yang kami limpahkan dengan petunjuk yang sama tanpa ada petunjuk lain. Tapi kami janji akan terbuka terkait penanganan kasus ini,” tandas Amran. (ifa/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar