Rupanya Video Viral Tandingan 15 Camat se-Makassar Itu dari Demokrat Makassar

Senin, 25 Februari 2019 - 16:53 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Viralnya video 15 camat se-Kota Makassar bersama calon anggota legislatif (caleg) Partai Nasdem dari Daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan II, Syahrul Yasin Limpo tuai beragam komentar dari warganet.

Bahkan video berdurasi 1,26 menit yang dilaporkan oleh DPD Partai Gerindra Sulsel.

Bahkan mendorong anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Makassar Basdir SE membuat video parodi.

Video parodi yang digawangi oleh beberapa kader partai bentukan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Makassar itu berdurasi 1,9 menit.

Dalam video itu, Basdir meniru cara Syahrul Yasin Limpo bersama 15 camat. Terkait hal itu, Basdir mengaku bahwa video itu bukan direncanakan, tapi spontan.

“Ceritanya begini, setiap malam kan kami itu memang kumpul-kumpul di rumah. Nah saat duduk-duduk, itu ada salah satu kader membuka video 15 camat bersama Pak Syahrul Yasin Limpo,” tegas Basdir.

“Kader bilang, kenapa tong ada camat yang bikin lucu-lucuan. Bilangmi ini anana (anak-anak) bikin juga lucu-lucuan, maka dibuatlah malam itu juga. Tapi kenapa viral sekali,” kata Basdir.

“Makanya teman-teman kaget kenapami ini Partai Demokrat Makassar? Kita ini kader Demokrat. Jadi saya jelaskan-mi, tidak ada masalah, kitakan tidak menyinggung siapa-siapa, tetapi kalau ada merasa tersinggung inilah respon kami sebagai warga,” ungkap Basdir.

Sementa Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali mengapresiasi aksi para kader-kader partai Demokrat yang berani mengkritik sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan oleh aparatur sipil negara di Makassar.

“Video parodi itu kreatif dan keren banget. Ini kreatif sekali Pak Basdir yang juga anggota DPRD Makassar dan kader Partai Demokrat Makassar. Saya sangat mensuppor kritikan sosial dari kader partai Demokrat,” tegas Adi.

Wakil Ketua DPRD Makassar itu mengaku tidak ada yang salah dalam video lucu-lucuan itu.

“Camat ini lucu-lucuan buat video, makanya secara spontan membuat lucu-lucuan juga. Kami sudah cape mengkritik secara tegang sehingga apa yang dibuat teman-teman itu merupakan kritis yang bagus,” tutup¬†ARA sapaannya. (taq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.