Dana Desa Meningkat, Mendes Minta Digunakan untuk Ekonomi Masyarakat

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, BENGKULU - Pemerintah Pusat memastikan alokasi anggaran dana desa selama 5 tahun terakhir (2015-2019), mencapai Rp 257 triliun. Namun begitu, Presiden Joko Widodo bertekad 5 tahun kedepan, (hingga 2024) akan mengalokasikan anggaran dana desa dengan total Rp 400 triliun. Alasan Pemerintah menaikan anggaran dana desa sebesar Rp 400 triliun untuk lima tahun ke depan, lantaran setiap tahunnnya mengalami peningkatan. Apalagi, pembangunan desa butuh anggaran yang cukup besar. "Sejak adanya dana desa, ternyata desa mampu membangun infrastruktur desa secara masif dan diakui badan dunia. Pembangunan akan terus ditingkatkan dan selama 5 tahun yang akan datang dana desa bisa ditingkatkan dengan total Rp400 Triliun," kata Eko Putro Sandjojo pada, Senin (25/2) kemarin saat menghadiri upacara peringatan hari jadi Mukomuko yang ke-16, di halaman kantor Bupati Mukomuko. Perlu diketahui, total anggaran dana desa sebesar Rp 257 triliun selama 5 tahun tidak pernah mengalami penurunan setiap tahunnya. Dari Rp 20,67 triliun pada 2015 meningkat menjadi Rp 46,98 triliun pada 2016, lalu sebesar Rp 60 triliun pada 2017 dan 2018 sebesar Rp 60 triliun dan tahun 2019 sebesar Rp 70 triliun. Dana Desa tersebut diberikan ke seluruh desa di Indonesia dengan formula 77 persen dibagi rata ke seluruh desa, kemudian 20 persen dialokasikan untuk tambahan secara proporsional kepada desa berdasarkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, tingkat kesulitan geografis dan luas wilayah. Kemudian, 3 persen dialokasikan untuk tambahan kepada desa-desa yang berstatus tertinggal.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan