Kaget Mengira Lapak akan Dibongkar Paksa, Pedagang Pasar Mini Curhat saat Dikunjungi Amran SE

Selasa, 26 Februari 2019 - 02:23 WIB

FAJAR.CO.ID, WAJO — Menyikapi keluhan warga terkait keberadaan para pedagang Pasar Mini Tokampu yang masih berjualan di badan Jalan Raya pasca kebakaran. Wakil Bupati Wajo Amran SE, meninjau dan menemui langsung pedagang di pasar tradisional tersebut.

Kepada para pedagang Bupati meminta untuk segera membenahi tempatnya di dalam pasar agar tidak lagi berjualan di jalan.

“Bukan hanya pengguna jalan, tapi para pemilik toko juga mengeluh karena toko mereka terhalangi oleh penjual yang ada disini. Akibatnya, omset mereka menurun bahkan merugi. Kasian juga mereka kan, kalau pedagang Pasar Mini lama-lama berjualan disini,” ungkapnya.

Selain itu, kepada pedagang pasangan Dr Amran Mahmud ini juga sempat menanyakan pungutan dan retribusi yang ditarik petugas pasar ke mereka.

“Pasalnya banyak sekali keluhan yang masuk ke kita soal pasar mini ini, termasuk pungutan-pungutan karcis,” tukasnya.

Amran SE pun meminta Dinas Perdagangan agar dalam pengelolaan pasar mini dikelola sebaik-baiknya, mengakomodir seluruh pedagang dan tidak memberatkannya dengan pungutan ilegal.

“Terkait yang legal yaitu yang punya SK akan kami prioritaskan, jangan nantinya ada yang memonopoli. Secara pelan pelan akan kita tata dan tertibkan, sehingga tidak ada lagi yang merasa dirugikan,” tegasnya.

Amran Juga meminta kepada pedagang untuk tidak mendengar isu-isu yang berkembang yang sengaja memojokkan pemerintah daerah. Karena penertiban yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk kebaikan bersama.

Mendengar penjelasan wakil bupati Wajo, para pedagangpun berjanji akan segera membangun kembali tempatnya di dalam pasar.

“Cuma kami meminta waktu pak, kami mau memperbaiki dulu dan akan masuk berjualan setelah lokasi dan tempat sudah bisa kami tempati,” kata salah satu pedagang.

Pada kesempatan itu, bebarapa dari pedagang juga menyampaikan keluh kesahnya sambil terisak, Sebagian diantara mereka tidak menyangka akan diterima aspirasinya langsung oleh Wakil Bupati Wajo. Bahkan beberapa diantara pedagang mengaku kaget karena menduga, Pemkab Wajo melalui Satpol-PP akan membongkar paksa lapak dagangannya. (Adv/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *