Relawan dan Partai Koalisi Prabowo-Sandi Kepung Bawaslu, Tuntut Pemberian Sanksi 15 Camat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan relawan dari berbagai organisasi dan partai koalisi Prabowo-Sandi berunjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Rabu (27/2/19).

Aksi tersebut merupakan buntut dari viralnya video 15 camat. Sehingga mereka menuntut Bawaslu segera memberikan sanksi kepada 15 camat se-Kota Makassar yang diduga memberikan dukungan kepada salah satu Capres.

“Kita berharap Bawaslu menggunakan haknya dengan amanah dan adil. Tidak memihak sebelah, Bawaslu harus menunjukkan integritasnya,”ujar Ketua Ketua Tanfidzi FPI Sulawesi Selatan, Habib Muchsin saat orasi.

Sementara Komisioner Bawaslu Sulsel Divisi Organisasi, Hasmaniar Bachrun mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa membahas hasil klarifikasi. Sebab masih banyak bukti-bukti yang harus digali lebih jauh.

“Dan berikan kami kesempatan 14 hari kerja untuk menyelesaikan semua laporan-laporan ini,”lanjutnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa laporan yang masuk di Bawaslu Sulsel. Diantaranya, 11 laporan di Bawaslu Kota Makassar, dua laporan di Bawaslu Provinsi, dan satu limpahan dari Bawaslu pusat.”Dan itu harus semua klarifikasi. Jadi satu saja yaitu kepercayaan yang kami butuhkan,”jelasnya.

Dikatakan Hasmaniar, untuk saat ini sudah 15 camat yang diperiksa. Namun terkait video yang viral tersebut belum bisa memberikan keterangan karena persoalan teknis.

Semua bukti-bukti akan kita gali dan kita ungkap untuk saling mendukung saksi juga bukti yang lainnya. Jadi tunggu saja hasilnya karena memang juga Bawaslu ada SOP-nya dalam hal penangangan pelanggaran,”imbuhnya.

Bawaslu Sulsel juga mengagendakan pemanggilan terhadap mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, untuk dimintai keterangan.”Kita sudah panggil, tapi kita harus menyelesaikan satu dulu, karena satu bukti akan mendukung bukti yang lainnya,”pungkasnya. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...